Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUHSIN Jabar Gelar Budaya Indonesia Iran

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate:
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 27 Juli 2011 07:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seminggua setelah dideklarasikan keberadaannya, Majelis Ukhuwah Sunni Syiah (MUHSIN) Jawa Barat langsung menggelar hajatan “Festival Seni Budaya Islam” yang resmi di buka hari  Selasa (26/7/2011) di Gedung Landmark Kota Bandung dan akan berlangsung hingga Kamis (28/07/2011).

Kegiatan yang berlangsung atas kerjasama Kedutaan Besar Iran dengan Muhsin Jabar yang didukung penuh Yayasan Muthahari Bandung dan IJABI ini menampilkan berbagai stand kesenian kaligrafi,buku-buku maupun seni pertunjukan. .

Dalam acara pembuakaan tersebut nampak dihadiri Ketua Dewan Syura IJABI, Jalaluddin Rakhmat, Pengurus MUHSIN Pusat Daud Poliradja, Duta Besar Iran untuk Indonesia ,Mahmoed Farazandeh,Atase Kebudayaan Iran, Ali Rabbani serta beberapa pejabat pemerintah Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat. 

Dalam sambutan Dubes Iran, Mahmoed Farazandeh mengatakan bahwa kegiatan festival tersebut sangat penting artinya bagi kedua negara.Mengingat keduanya sebagai negara berpenduduk muslim dan sama-sama mempunyai semangat militansi.

Farazandeh berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan terutama dari unsur budaya yang banyak kemiripannya. Sehingga dapat terjalin lebih erat lagi dikemudian hari. Selain itu kegiatan tersebut dapat dilakukan diberbagai daerah di Indonesia untuk memperkenal budaya Iran di Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Di tempat yang sama usai acara pembukaan,Ketua Panitia Festival ,Sutrasno kepada hidayatullah.com menjelaskan,bahwa tujuan dari festival tersebut adalah ingin mengenal seni dan budaya Iran kepada penduduk Kota Bandung dan masyarakat Jabar pada umumnya,

“Dari Indonesia kita akan menampilkan beberapa group nasyid dan seni trasional lainnya, seperti angklung dan yang lainnnya,”ujar Sutrasno yang juga Ketua Muhsin Jabar ini.

Sementara itu saat disinggung soal keberadaan MUHSIN yang masih menjadi kontroversi, Sutrasno menjelaskan bahwa kalimat ukhuwah sudah harga mati. Hal tersebut menurutnya karena Tuhan memerintahkan menjalin ukhuwah bukan hanya sesama Muslim tetapi antar manusia .

Sutrasno sendiri mengaku akan terus berusaha bersilaturrahim dan menjalin kerjasa dengan kalangan Sunni dari berbagai ormas Islam. Kerjasama tersebut meliputi bidang ekonomi, budaya dan pendidikan. Seperti belum lama ini mereka menggelar bakti sosial bagi kalangan kurang mampu.

“Jangan terlalu dipersoalkan, teman-teman yang di Syiah kan dulunya pernah di Sunni,tetapi teman-teman yang di Sunni belum pernah di Syiah.Jadi intinya saling memahami dan belajar saja,” jelasnya.

Senada dengan Sutrasno, Ketua MUHSIN Pusat, Daud Poliradja menjelaskan bahwa sinergi Sunni-Syiah yang ada di Indonesia akan menjadi kekuatan moral yang luar biasa.Sehingga jika disatukan maka Islam akan maju dan berkembang di Indonesia.

Sementara itu, dalam pesan singkatnya kepada redaksi hidayatullah.com,  Habib Zein Alkaff yang juga penulis buku “Export Revolusi Syiah ke Indonesia” mengatakan, hubungan Sunni-Syi’ah dalam MUHSIN seolah tak memiliki masalah akidah, padahal yang terjadi tidaklah demikian.

“Kalangan Sunni tidak mungkin bisa hidup berdampingan dalam bingkai ukhuwwah dengan Syiah karena secara aqidah tidak sama,” jelas Alkaf yang juga pengurus PWNU Jawa Timur ini.

Sebelum ini, beberapa ormas Islam Indonesia melakukan protes terhadap kehadilan MUHSIN   yang dinilai hanya pernyataan sepihak dan hanya akan dimanfaatkan oleh pihak Syiah agar dakwah mereka bisa diterima di tengah masyarakat Indonesia yang mayoritas Sunni (Ahlus Sunnah).*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kiai Ma’ruf: MUI Payung bagi Umat Islam
Tulisan selanjutnya Bernafsu Sebut Islam, PBB Kritik Media Tentang Serangan Norwegia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?