Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wabah Kolera Menyerang Somalia

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 13 Agustus 2011 08:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi ksehatan dunia WHO mengatakan hari Jum’at (12/8) bahwa penyakit kolera menyebar di Somalia, terutama di kalangan warga yang mengungsi ke Mogadishu karena kekurangan makanan dan minuman.

Infeksi usus seringkali berkaitan dengan air minum yang terkontaminasi, yag menyebabkan diare dan muntah-muntah yang parah. Anak-anak kecil, terutama yang mengalami dehidrasi, merupakan kelompok yang paling rentan mengalami kematian.

Sepanjang tahun ini di Rumah Sakir Banadir di Mogadishu saja tercatat 4.272 kasus diare. Pasien kebanyakan anak-anak di bawah usia lima tahun, dengan korban meninggal dunia 181 orang.

“Jumlah kasus yang ada (sekarang) bahkan lebih tinggi dua sampai tiga kali dibanding tahun kemarin,” kata dokter Michel Yao dari WHO.

“Jadi bisa dikatakan, kita menghadapi epidemi kolera,” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

WHO mencatat kasus kolera telah terjadi di beberapa daerah. Dan menurut Yao, pergerakan massa memperparah penyebaran penyakit itu.

Diperkirakan dalam dua bulan terakhir 100.000 warga Somalia meninggalkan wilayah selatan menuju ibukota Mogadishu, karena kekurangan makanan dan minuman serta konflik bersenjata.

Menurut Adrian Edward dari UNHCR, mereka menyusul 370.000 orang yang lebih dahulu mengungsi. Sementara 1.500 orang lainnya pergi menuju negara tetangga Kenya, tempat di mana terdapat 440.000 pengungsi memenuhi tenda pengungsian di Dadaab.

Tdak kurang dari 12,4 juta orang di Tanduk Afrika — Somalia, Kenya, Ethiopia dan Djibouti — mengalami bencana kekeringan yang paling parah selama beberapa puluh tahun terakhir. Menurut PBB puluhan ribu orang telah meninggal dunia akibat bencana itu.

Dua juta anak menderita gizi buruk dan 500.000 orang di antaranya akan menemui ajal jika tidak segera mendapat pertolongan dalam sepekan ini, kata UNICEF mengingatkan.

“Kita dapat menyelamatkan banyak nyawa jika bertindak sekarang,” kata jurubicara UNICEF Marixie Mercado.

Sayangnya, menurut jurubicara lembaga koordinasi bantuan kemanusiaan PBB (OCAH) dari USD 2,4 juta dana bantuan yang diajukan untuk wilayah Tanduk Afrika, hanya separuhnya yang direalisasikan.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketika Para WTS Belajar Taharah dan Mengaji
Tulisan selanjutnya LSM Amerika Tak Mau Diaudit Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?