Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Idul Fitri Tak Masuk Hari Libur Nasional

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 30 Agustus 2011 11:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Salah satu ciri khas berlebaran di Amerika adalah merayakan Idul Fitri dengan Muslim dari beragam latar belakang ras dan budaya. Zainib Ahmad, misalnya, yang berimigrasi dari Pakistan 13 tahun lalu, sambil menunggu tibanya saat untuk melakukan shalat Ied, mengagumi keanekaragaman orang-orang yang duduk bersila di sekitarnya dan yang sedang memasuki masjid.

Ia mengamati orang-orang Arab berjubah panjang yang terlihat datang bercampur baur dengan orang-orang Asia selatan, orang Somalia yang duduk bercakap-cakap dengan orang Palestina yang mengenakan pakaian tradisional, dan orang-orang yang mengenakan jas dan dasi, yang nampaknya siap kembali bekerja setelah shalat Ied.

Orang-orang Amerika berkulit hitam dan putih juga tidak luput dari pengamatannya. Ia merasa bersyukur bisa merasakan kebersamaan yang sesungguhnya di tengah keragaman ras dan budaya dalam berlebaran; hal yang tidak pernah dirasakannya ketika masih tinggal di negara asalnya.

Perbedaan lain yang juga terasa adalah perayaan lebaran itu sendiri. Segera setelah shalat Ied dan khutbah usai jamaah yang hadir biasanya dipersilakan langsung menuju bagian lain ruangan di dalam masjid untuk mencicipi aneka hidangan khas lebaran manca negara sumbangan para ibu. Jamuan makan ini bukan saja memberi jamaah kesempatan untuk bisa langsung merayakan lebaran, tetapi juga bisa langsung berhalal bihalal, khususnya bagi yang harus kembali ke tempat kerja setelah shalat Ied.

Kembali bekerja usai shalat Ied banyak dilakukan Muslim Amerika, karen Idul Fitri bukan merupakan hari libur nasional. Jadi, untuk merayakan lebaran, Muslim harus mengatur sendiri libur lebaran bagi anak-anak dan meminta cuti dari tempat kerja. Bahkan untuk mengundang orang berlebaran, terutama apabila lebaran jatuh pada hari kerja, banyak keluarga Muslim menggeser acara itu ke akhir pekan.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Bagi yang bisa menikmati perayaan lebaran sepanjang hari, biasanya pergi mengajak keluarga ke Taman Hiburan “Six Flags Great Adventures” seperti yang dilakukan Meera Norris, Muslim asal Mesir yang tinggal di New York.

Diorganisir oleh Islamic Circle of North America (ICNA), taman hiburan yang ada di seluruh Amerika itu setiap Idul Fitri dicadangkan sehari penuh khusus bagi para keluarga Muslim. Dengan rabat sebesar 50 persen untuk setiap karcis masuk, selain bisa menikmati berbagai atraksi dan pertunjukan, orang bisa membeli aneka makanan halal di tempat itu yang hanya ada pada hari lebaran.

Namun, kekhasan paling menonjol yang membedakan lebaran di Amerika dengan di di negara-negara lain di mana Muslim merupakan kelompok minoritas adalah ucapan khusus selamat berlebaran yang disampaikan oleh presiden Amerika kepada seluruh warga Muslim Amerika.

Tradisi ini pertama kali dilakukan Presiden George HW Bush dan kemudian dilanjutkan oleh Presiden Bill Clinton, Presiden George W. Bush, dan kini Presiden Barack Obama. Berbicara kepada harian Washington File, Imam Mohamed Magid, pimpinan All Dulees Area Muslim Society (ADAMS) di Sterling, Virginia mengatakan, ucapan selamat Idul Fitri yang khusus disampaikan presiden Amerika membuat Muslim merasa hari besar mereka sebagai bagian dari hari libur besar Amerika.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qadhafi Lemah, Perusahaan Asing Mulai Sibuk
Tulisan selanjutnya Masjid Yang Mengadopsi Prinsip Ramah Lingkungan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?