Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mahfud MD: Jangan Takluk pada Koruptor

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 4 September 2011 19:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menegaskan bahwa bangsa Indonesia yang berdaulat hukum jangan mau didekte dan takluk serta diombangambingkan koruptor.

“Ditengarai dewasa ini ada upaya dari komplotan prokoruptur yang berupaya untuk mengendalikan penyelenggara negara agar menuruti keinginan mereka, jika hal tersebut dibiarkan, maka masa depan bangsa akan menjadi kacau,” kata Mahfud di sela “open house” di kediaman pribadinya di Sambilegi Baru, Depok, Sleman, Yogyakarta, Ahad (04/9).

Menurut dia, ebagai negara hukum, pemerintah Republik Indonesia harus memiliki kedaulatan penuh dan tidak terpengaruh intervensi dari pihak-pihak manapun.

“Bangsa ini jangan sampai takluk oleh koruptur yang berupaya menguasai negara,” katanya.

Ia mencontohkan, dalam kasus dugaan suap wisma atlet Sea Games di Palembang yang menyeret mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin, terlihat jelas upaya pelemahan tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saat Nazaruddin lari ke luar negeri, ada tuduhan sengaja dilepaskan, termasuk pembentukan tim pun dipandang sebelah mata dan dinilai tidak akan biasa melakukan penangkapan,” katanya.

Mahfud mengatakan, namun setelah Nazaruddin berhasil ditangkap di Kolombia, pemerintah dianggap melanggar HAM karena Nazaruddin tidak didampingi penasehat hukum.

“Jika saat penyidikan memang harus ada pengacara, kalau penangkapan tidak perlu ada pengacara. Soal pesawat carteran, hal tersebut sebagai langkah tepat. Karena jika menggunakan pesawat komersial dikhawatirkan ada pengacara lokal yang akan memaksa menurunkan Nazaruddin dan ujungnya meminta suaka,” katanya.

Ia mengatakan, kasus Nazaruddin melibatkan tiga institusi, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Depkumham dan Kepolisian.

“Karenanya tidak mungkin ada kebohongan karena mempertaruhkan nama lembaga. Yang harus dilakukan adalah mengawal perjalanan kasus ini agar Nazaruddin tidak bungkam. Soal perlakuan tidak perlu lagi diperdebatkan, inti kasus tersebut lebih penting,” tambahnya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasar Halal Dunia Semakin Meningkat
Tulisan selanjutnya Biaya Hidup Mahal Rakyat Israel Menjerit Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?