Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bom Meledak, Ba’asyir Lagi-lagi Kena Getah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 September 2011 05:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Aksi bunuh kembali terjadi di tanah air. Kali ini terjadi di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Jalan Arif Rahman Hakim, Solo, Jawa Tengah, Ahad, 25 September 2011.

Bom meledak sekitar pukul11.00 WIB usai kebaktian berlangsung. 

Akibat kejadian ini, seorang yang diduga pelaku tewas. Sementara puluhan jemaat gereja menderita luka dan dilarikan ke rumah sakit dr Moewardi, Surakarta.

Polisi memastikan bom berdaya ledak rendah. Hanya saja, kata polisi,  bom dicampur paku, sehingga banyak menelan korban luka.

“11 luka berat. Tujuh luka ringan,” ungkap Kapolri.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Seperti biasa, tak beberapa lama kejadian bom, semua orang mengutuk aksi ini. Bahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) langsung menyebut, pelakukan kelompok Cirebon.

“Investigasi sementara yang kita lakukan, pelaku pembom bunuh diri ini adalah anggota dari jaringan teroris Cirebon,” ujar Presiden dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Ahad (25/9/2011), sebagaimana dikutip Okezone.

Menurut Presiden, kelompok itu telah melakukan aksi terorisme di Cirebon, Jawa Barat beberapa bulan lalu. 

“Atas nama negara dan pemerintah saya mengutuk keras atas aksi terorisme kejahatan luar biasa yang bersifat tanpa pandang bulu ini yang terjadi lagi di negeri kita,” tambah SBY.

Seperti biasa pula, tuduhan juga ikut mengaitkan nama pengasuh Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Ustaz Abubakar Ba’asyir, yang kini sedang di balik terali besi.

Lebih jauh, Ketua Dewan Pembina Tim Pembela Muslim (TPM) Pusat, Mahendradatta, meminta masyarakat tak selalu mengaitkan bom dengan ustad Abu, demikian panggilan akrab untuk Abubakar Ba’asyir.

“Jangan selalu kaitkan bom dengan Baasyir,” kata Mahendra dikutip tempointeraktif.com,  Ahad, 25 September 2011.

Selain merugikan kliennya, menurut dia, pembentukan opini seperti itu menghambat penyelidikan. Polisi, tambah dia, akan teralihkan karena selalu mempersonifikasi Baasyir sebagai dalang di balik bom. “Tidak maju-maju jadinya,” ujar Mahendradatta.

Mahendradatta memandang, rangkaian bom semakin banyak terjadi justru saat Baasyir di dalam tahanan.

“Lihat saja. Ada bom buku, kemudian bom Cirebon, dan terakhir bom Solo ini,” tuturnya.

Mahendra mengatakan, Baasyir belum dapat menanggapi bom Solo. Di tahanan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Pimpinan Pondok Pesantren Ngruki itu dilarang memakai alat komunikasi. “Dia bukan tahanan korupsi yang bisa bawa HP,” ujarnya.

Namun, saat Lebaran, Baasyir pernah mengatakan selama “mastermind” belum ditangkap, rangkaian bom terus terjadi. Baasyir mensinyalir, mastermind itu berada di luar negeri.

“Detonator bom itu tidak mudah dibuat. Pasti setingan dari luar negeri,” ujar Mahendra mengutip perkataan Baasyir.

Unsur Adu Domba?

Politisi PPP Solo punya pendapat lain.   Ia meminta masyarakat tetap tenang dan  tidak terpancing dari tindakan yang dinilai ada upaya untuk mengadu domba ini.

“Ini sungguh tindakan biadab, anti agama atau atheis dan wajib dikutuk. Saya menilai, ada unsur mengadu domba antar umat, karena sebelumnya kasus bom bunuh diri serupa ada di Cirebon,” tegas Mudrick Setiawan Sangidu, dikutip Media Indonesia Online, Ahad, (25/09/2011).

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Anis Matta mengucapkan belasungkawa atas tragedi bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, yang melukai puluhan jemaat.

Tak lupa ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengutuk aksi ini. “Mari bersama-sama kutuk aksi itu. Atas alasan apapun tindakan itu tidak dibenarkan. Tidak ada pula ajaran agama yang membenarkan aksi seperti itu,” kata Anis dalam keterangan resmi di sela halal bihalal dan temu kader PKS Bali, di Denpasar, Ahad (25/09/2011).

Ia juga mengimbau agar serangan itu tak sampai menimbulkan konflik horizontal, baik di Solo maupun di kota lainnya. Polisi, imbuhnya, harus menuntaskan persoalan itu secara komprehensif.

Ia menilai aksi tersebut bukan dilakukan oleh kelompok terorganisasi, melainkan aksi individual.*

Foto: antara

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NU dan Muhammadiyah Kecam Aksi Bom Bunuh Diri
Tulisan selanjutnya Peradamaian Semu Ala Zionis-Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?