Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dapat Hak Suara Peran Wanita Saudi Bertambah

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 26 September 2011 09:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para wanita Saudi menampakkan kegembiraannya mendengar pengumuman Raja Abdullah, Ahad (25//9), yang memperbolehkan mereka untuk memilih dan dipilih dalam pemilihan umum.

Kebanyakan dari mereka mengatakan bahwa keputusan tersebut adil dan datang tepat pada waktunya, untuk membuktikan bahwa peran wanita dalam masyarakat telah meningkat.

Keputusan Raja Abdullah untuk memberikan hak wanita Saudi dalam pemilihan umum, mendorong mahasiswa perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikan mereka bahkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Hatun Ahmad misalnya. Wanita berusia 28 tahun ini mengatakan bahwa ia sangat bahagia mendengar keputusan raja. Hal itu memberikannya semangat untuk belajar lebih giat dan meneruskan pendidikannya di luar negeri, lalu pulang ke Arab Saudi dengan gelar master atau PhD.

Menurutnya, Raja Abdullah melindungi hak-hak wanita Saudi, dan memberikan mereka rasa ikut memiliki negaranya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Keputusan itu mendorong saya untuk melanjutkan studi, sehingga saya bisa melayani negara. Peran kami sekarang lebih besar dan kami sekarang ikut serta dalam proses pembuatan keputusan. Peran kami dalam masyarakat bertambah, tidak hanya terbatas pada tugas-tugas tertentu.”

Hatun Ahmad menambahkan, keputusan Raja Abdullah membuktikan pada dunia bahwa pernyataan yang mengatakan wanita (Saudi) mengalami ketidakadilan adalah tidak benar. Peran mereka di dalam masyarakat tidak terbatas.

Perempuan Saudi memperkirakan Raja Abdullah akan bicara tentang hak mengemudi bagi wanita dalam pidatonya di Dewan Syura, Ahad (25/9), kata profesor sejarah di Universitas Raja Saud, Hatun Al Fassi.

“Sekarang kami bersyukur dan bahagia, karena kami mendengar kabar baik ini. Sekarang kami warga negara yang lengkap, karena berhak untuk memilih,” kata profesor wanita itu.

“Raja Abdullah adalah pendukung wanita terbesar dalam semua bidang,” tegas Dalaal Al Zahrani, seorang mahasiswi berusia 20 tahun.

Menurutnya Al Zahrani, keputusan raja itu adil.

“Kali ini ia menghadiahi wanita dengan hak untuk berpartisipasi dalam pemilu Syura dan dewan daerah. Kami sudah menanti-nanti hak untuk memilih dan akhirnya datang juga. Hari ini, kerajaan membuka lebih banyak ladang bagi wanita untuk membuktikan kepada diri mereka sendiri dan membuktikan bahwa mereka juga bisa melayani negaranya,” katanya lagi.

Sementara itu menurut Razan Sulaiman, keputusan mengejutkan itu menginspirasi dan memberi motivasi semua wanita di Saudi.

“Kami sekarang adalah rekan dalam pembangunan negara,” kata mahasiswi Universitas Raja Abdulaziz itu.

“Keputusan ini akan mendorong peran wanita dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara keseluruhan,” ujar gadis berusia 19 tahun itu.

“Pria harus memperhatikan kebutuhan kami (wanita) jika mereka ingin terpilih dalam pemilihan umum mendatang,” kata Maha Tareq, perempuan berusia 25 tahun.

“Hal itu membuat kami nyaman, karena sekarang kami sejajar dengan pria dalam hal pemilu dewan daerah dan pengambilan keputusan,” katanya.

Naila Attar, pengusaha wanita dan penggagas kampanye Baladi, yang meminta agar wanita diberikan hak suara dalam pemilu ikut senang, karena perjuangannya berhasil.

“Bahkan meskipun wanita tidak menang dalam pemilu, dia masih punya hak untuk bekerja di pemerintahan sama seperti pria. Kami telah memiliki rencana untuk mendidik wanita tentang dewan daerah dan pemilihan umum,” kata Attar.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tuduh “Wahabi”, Independent Sebut Makkah Mirip “Las Vegas”
Tulisan selanjutnya Ganggu Pidato Dubes Israel Mahasiswa Muslim Dihukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?