Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Website Porno Dunia Mencapai 10 Juta Situs

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Oktober 2011 06:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerhati IT yang juga penggagas RT/RW.Net dan WikiBelajar mengatakan, internet bisa mengajarkan kejujuran namun di satu sisi juga mengajarkan keburukan yakni pornografi, terorisme, judi, dan sejenisnya.

Bahkan, menurutnya, saat ini, situs porno di dunia saat ini mencapai 10 juta situs dengan satu miliar halaman.

“Internet itu memaksa orang menjadi jujur, karena internet itu sadis, sebab kalau ada orang yang tidak jujur hanya satu kali, maka ribuan atau jutaan orang akan tahu sehingga namanya akan hancur,” demikian ujarnya dikutip Antara dalam Seminar Nasional TI (SNasTI) 2011 bertajuk “Peran TI dalam Membangun Pendidikan Berkarakter” yang dihadiri 40-an peneliti TI dan puluhan mahasiswa STIKOM Surabaya.

“Untuk menangkalnya tidak mungkin hanya dengan teknologi, karena teknologi juga terbatas. Jadi, kalau ada yang bilang mampu memblokir situs porno, saya kira itu bohong, karena teknologi itu terbatas,” katanya.

Bagi Onno yang sudah mengajar TI pada 33 negara berkembang itu, cara terbaik untuk menangkal hal-hal negatif dalam internet seperti pornografi adalah berteknologi, tapi juga beriman dan bertakwa.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Penulis puluhan buku tentang TI itu, menjelaskan, dirinya juga merilis teknik memblokir situs porno dalam WikiBelajar, internet sehat agar tidak mudah tertipu, cara membuat sentra Telkom, Open BTS, perempuan melek TI, dan sebagainya.

“Tapi, teknik sederhana memblokir situs porno itu juga memiliki keterbatasan, karena teknologi pemblokiran yang canggih itu pun terbatas. Yang terbaik adalah menjadi baik dengan internet dan berinternet dengan imtak (iman dan takwa),” katanya.

Bisa Mengajarkan Baik

Meski demikian, menurut Onno W Purbo yang alumni ITB itu, internet mengajarkan orang menjadi baik secara terpaksa, sehingga orang yang baik dan ikhlas akan sangat mendapat simpati.

“Karena itu, interaksi dalam dunia internet itu ditentukan sejauh mana kita bermanfaat bagi orang lain. Semakin kita bermanfaat bagi sebanyak mungkin orang, maka kita akan semakin dipercaya. Kalau dipercaya, maka rezeki akan mudah datang. Buktinya, ya saya sendiri,” katanya.

Tren meningkat

Baru-baru ini, hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Associated Press dan MTV diketahui, 56 persen pemuda mengalami pelecehan atau menerima perlakuan tidak menyenangkan di dunia maya. Sebuah tren yang terus meningkat dalam dua tahun terakhir.

Jajak pendapat itu menunjukkan, 56 persen dari pengguna internet usia 14-24 tahun diperlakukan dengan tidak baik saat online. Angka tersebut naik dari 50 persen di tahun 2009.

Pelecehan yang paling umum terjadi antara lain berupa email yang menjijikkan atau komentar di forum situs sosial dari orang tak bernama.

Hal lain dari hasil jajak pendapat yang meresahkan adalah kenyataan bahwa 33 persen dari responden pernah melakukan sexting, mengirim atau menerima gambar telanjang atau video berbau seks. Di mana sekitar 10 persen dari mereka mengatakan saling bertukar pesan seksual dengan orang yang hanya dikenalnya di internet (bukan dalam kehidupan nyata).

Sebanyak 76 persen responden berpendapat bahwa tindakan tidak menyenangkan di internet merupakan masalah yang serius.

Lebih mengerikan adalah pengakuan 15 persen pemuda (7% remaja belasan tahun dan 19% dewasa) mengaku menyebarkan foto telanjang diri mereka sendiri.

Karenanya, para orangtua harus mewaspadai pola hubungan anak-anak terhadap lawan sejenis agar tak mengalami kasus serupa.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:internetold migratePornografi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 5000 Rudal Libya Raib, Barat Salahkan Al Qaidah
Tulisan selanjutnya NATO Bohong Soal Penangkapan Komandan Haqqani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral

Berita
8 Juni 2026 20:30
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?