Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dewan Dakwah Aceh Bina Muallaf di Perbatasan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Oktober 2011 06:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Di antara sekian cara proses seseorang menjadi Muslim adalah lewat proses dakwah (ajakan, tanpa paksaan) yang dilakukan oleh seorang Muslim (da’i atau muballigh) kepada seorang non-Muslim. Ajakan tersebut dapat melalui lisan, tulisan ataupun melalui sikap, tingkah laku dan proses interaksi kehidupan harian (da’wah bil hal), sehingga non muslim tadi memeluk agama Islam. Proses ini telah berlangsung sejak Islam dibawa oleh Rasulullah Saw. dan dilanjutkan oleh para sahabat, sampai dengan sekarang dan Insya Allah sampai masa akan datang.

Orang-orang yang masuk Islam dengan proses ini sering disebut dengan mu’allaf, walaupun para ahli berbeda dalam memahami makna mu’allaf, khususnya ketika membahas hak penerimaan zakat bagi mereka.

Apakah pada saat Islam sudah kuat masih ada istilah mu’allaf yang perlu diberikan zakat agar mereka tertarik dan atau tidak berpotensi mengganggu da’wah Islam? Namun persoalan yang ingin ditangani sekarang bukan pada hal tersebut, tetapi lebih pada proses follow up setelah seseorang menjadi mu’allaf.

Kendati sudah beberapa tahun berlakunya syari’at Islam di Provinsi Aceh, sampai sekarang belum ada sebuah gerakan, baik pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat, yang secara permanen dan profesional menangani pembinaan mu’allaf. Kegiatan yang dilakukan sering insidental dan temporer, tanpa proses keberlanjutan.

Menyikapi Kondisi ini Dewan Da’wah Aceh bekerjasama dengan Baitul Mal Provinsi Aceh, Dewan Da’wah Kabupaten Aceh Singki dan Kota Subulussalam merencanakan pembinaan mu’allaf di daerah perbatasan secara berkesinambungan, yang untuk tahap awal berupa pembinaan pemahaman Islam, khususnya Aqidah dan ibadah praktis sehari-hari.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selanjutnya akan dilakukan proses pemberdayaan menyangkut kesejahteraan dalam menjalani hidup dan kehidupan. Kegiatan pembekalan ini difasilitasi langsung oleh Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, Drs. Bismi Syamaun, Ustadz Samir Abdullah dan pemateri lain dari Dewan Da’wah Singkil serta Kota Subulussalam.

Kegiatan pembekalan syariat Islam untuk muallaf di Aceh Singkil yang diikuti oleh 50 orang peserta, dipusatkan di Masjid Desa Napagaluh (Masjid yang dibangun Oleh Dewan Da’wah) Kecamatan Danau Paris dan berlangsung selama dua hari, tanggal 22-23 Oktober 2011. Kegiatan ini dibuka oleh Camat Danau Paris, dan dihadiri oleh unsur Muspika dan dari unsur Dandim Aceh Singkil.

Camat Danau Paris, Abu Salim Berutu,  saat membuka acara pelatihan menyatakan terima kasih kepada Dewan Da’wah dan Baitul Mal Aceh yang telah berinisiatif melakukan pembinaan muallaf di wilayahnya. Lebih lanjut, kata Bapak Camat, pembinaan tersebut jangan hanya dilakukan setahun sekali, dan terbatas pada pembinaan keagamaan saja, tetapi juga perlu pemberdayaan kesejahteraan muallaf.

Menyikapi harapan Camat Danau Paris dan para muallaf, pihak Dewan Da’wah Aceh akan menyusun program pemberdayaan muallaf secara integral antara pembinaan keislaman dengan kesejahteraan dan mengajak pihak Baitul Mal dan lembaga-lembaga lain untuk mengambil peran guna menyelamatkan aqidah saudara-saudara baru kita di daerah perbatasan, demikian paparan Ketua Umum Dewan Da’wah dalam sambutan di pembukaan acara tersebut.

Sementara untuk Kota Subulussalam, kegiatan pembekalan dilaksanakan di ruang kuliah STAIN dan diikuti oleh 30 peserta berasal dari Kecamatan Simpang Kiri dan Penanggalan berlangsung dari tanggal 24-25 Oktober 2011.  Acara dibuka oleh Kepala Dinas Syariat Islam Kota Subulussalam.

Dengan kegiatan pembekalan ini diharapkan dapat memberi pemahaman yang komprehensif tentang Dienul Islam bagi para mu’allaf, khususnya berkaitan dengan aqidah dan ibadah, menghilangkan citra negatif yang selama ini ada, seolah-olah tidak ada beda antara sebelum mereka menjadi muslim dengan sesudah masuk Islam, dan menjawab kebutuhan para mu’allaf sendiri sebagai langkah awal belajar Islam dan proses pemberdayaan kesejahteraan keluarganya.

Guna tercapainya tujuan yang diharapkan, kegiatan ini akan ditindak-lanjuti dengan pembinaan rutin para muallaf oleh pengurus daerah Dewan Da’wah Aceh Singkil dan Kota Subulussalam, dengan menyusun program kerja pembinaan lanjutan dan mengajak sejumlah lembaga terkait guna  melakukan kerjasama dalam pelaksanaannya.

Kepada peserta panitia menyediakan bahan bacaan (Al-Quran, buku Iqra’ dan makalah tentang panduan ibadah praktis), juga sejumlah biaya transport.*/Said Azhar

Foto: ilustrasi muallaf di Aceh

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dewan Dakwahold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahun 2050 Asia Bisa Mengendalikan 51% Ekonomi Dunia
Tulisan selanjutnya IHH Kirim Truk Berisi Selimut dan Makanan Korban Gempa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?