Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

DK PBB: Misi NATO di Libya Selesai

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 28 Oktober 2011 10:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–NATO akan mengakhiri operasi militernya di Libya pa 31 Oktober 2011, demikian dikatakan Sekretaris Jenderal Anders Fogh Rasmussen di Berlin, Kamis (27/10/2011).

Berbicara dalam konferensi pers usai menemui Kanselir Jerman Angela Merkel, Rasmussen mengatakan NATO tidak ingin “memainkan peran besar” pascakonflik di Libya. Dan keputusan formal terkait penarikan pasukan akan diambil dalam pertemuan para pengambil keputusan di NATO, Jum’at (28/10/2011) di Brussels. Demikian Xinhua melaporkan.

Sebelumnya, kelompok pemberontak Libya yang tergabung dalam Dewan Transisi Nasional meminta agar NATO memperpanjang misinya paling tidak satu bulan. Dan sebelum kematian Muammar Qadhafi, NATO pernah mengatakan bahwa keberadaan pasukan mereka di Libya tergantung pada permintaan Dewan Transisi Nasional. Sepanjang pemerintah pemberontak sebagai penguasa baru Libya tidak meminta mereka pergi, maka NATO akan bertahan di Libya.

Bagaimanapun keberadaan NATO di negara itu terkait mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, dalam hal ini Dewan Keamanan yang mengeluarkan resolusi zona larangan terbang atas Libya tujuh bulan lalu.

Pada hari Kamis (27/10/2011), sebagaimana dilansir BBC, Dewan Keamanan PBB secara bulat menyatakan bahwa misi NATO telah selesai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Resolusi DK-PBB tentang zona larangan terbang di Libya itu memberikan keleluasaan pada NATO untuk mengerahkan segala kemampuan untuk melindungi warga sipil Libya. Namun, pada kenyataannya kewenangan itu dipakai untuk mendukung serangan pasukan pemberontak melawan pasukan Qadhafi. Pemimpin Libya Muammar Qadhafi ditemukan pemberontak saat sedang bersembunyi di dalam pipa saluran pembuangan guna menghindari serangan udara NATO di Sirte. Qadhafi meninggal karena luka tembak di kepala tak lama setelah ia ditangkap.

Menanggapi keputusan DK-PBB tentang berakhirnya misi NATO di Libya, Rasmussen mengatakan, resolusi PBB itu “menujukkan bahwa kami telah menunaikan mandat untuk melindungi penduduk sipil Libya.”*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Booth Sebut Tony Blair Penjahat Perang
Tulisan selanjutnya Masyarakat NTB Tak Ingin “Rusuh 171” Terjadi Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?