Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Nilai Zionis Semakin Tidak Demokratis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Desember 2011 04:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton menyampaikan kekhawatiran terkait tanda-tanda bahwa Zionis Israel sekarang kurang demokratis dan diskriminasi terhadap perempuan Israel berkembang.

Dalam pertemuan tertutup di Washington (3/12) yang dihadiri oleh para pejabat Amerika dan Israel, Hillary Clinton mengecam rancangan undang-undang Israel yang membatasi bantuan bagi organisasi hak asasi manusia dan menyebut rancangan undang-undang itu mengancam demokrasi Israel.

Rancangan undang-undang menimbulkan kontroversi di Israel sendiri.

Menurut beberapa politisi dan pengamat Israel, rancangan undang-undang itu merupakan serangan terhadap kebebasan berbicara.

Surat kbabar Israel Haaretz melaporkan bahwa duta besar Amerika untuk Israel telah menyampaikan kekhawatiran pemerintah Amerika terkait rancangan undang-undang. Dikatakan, rancangan Israel lebih ekstrem dibandingkan undang-undang serupa di Amerika atau di negara-negara Barat lain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Langkah Amerika menunjukkan pemerintah negara itu berusaha keras agar RUU Israel tidak disetujui.

“Jadi tampaknya benar-benar ada upaya bersama yang dilakukan Amerika untuk membujuk Israel agar tidak mengesahkan rancangan undang-undang,” lapor wartawan BBC urusan dunia Arab, Sebastian Usher.

“Diskriminasi perempuan”

Hillary Clinton dilaporkan telah mengatakan bahwa pemisahan perempuan di bus-bus umum dan di jajaran angkatan darat mengingatkannya pada Iran dan pada gerakan Hak Kulit Hitam di Amerika.

Clinton dilaporkan menyebut insiden yang melibatkan seorang tentara meninggalkan suatu acara, tempat para tentara wanita sedang bernyanyi.

Sejumlah politisi Israel menyebut pernyataan Clinton terlalu dibesar-besarkan dan meminta Menlu AS untuk tidak melakukan campur tangan.

“Israel adalah negara demokrasi liberal yang hidup dan bernafas,” kata Menteri Keuangan Yuval Steinitz seperti dikutip media Israel hari Minggu (4/12).

Namun dia mengakui bahwa segregasi berdasarkan jenis kelamin memang menjadi masalah, “tetapi untuk mengatakan ada ancaman terhadap demokrasi Israel adalah berlebihan.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aksi Damai Dukung Kemerdekaan Palestina di Jakarta
Tulisan selanjutnya Partai Islam Raih 65% Suara, Liberal “Hancur”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?