Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

NATO Tetap Bercokol di Afghanistan Pasca 2014

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 8 Desember 2011 18:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setelah penarikan pasukan dari Afghanistan 2014, NATO akan tetap terlibat dalam upaya menstabilkan negara itu. Hal itu kembali ditekankan dalam pertemuan Menteri Luar Negeri negara anggota NATO, lansir Deustche Welle (07/12/2011).

Menjelang 2014 saat berakhirnya misi NATO di Afghanistan, pembicaraan pada pertemuan NATO di Brüssel membahas langkah-lanjut aliansi pertahanan itu. Sekretaris Jenderal NATO, Anders Fogh Rasmussen hari Selasa (07/12/2011) menunjuk pada pernyataan akhir Konferensi Afghanistan di Bonn, Senin lalu “Pada Konferensi di Bonn masyarakat internasional menggambarkan keterlibatannya di Afghanistan, pasca 2014.  NATO akan turut serta. Kami akan memikirkan dukungan apa yang akan kami berikan sebagai bagian dari kemitraan jangka panjang dengan Afghanistan.“

Selain itu, masalah perisai anti rudal NATO yang akan dibangun di Eropa menimbulkan kekisruhan dengan Rusia, yang merasa terancam. Karenanya, Rusia menyatakan akan menempatkan rudalnya di Kaliningrad di Laut Timur.

Rasmussen menyebut langkah itu sebagai  “buang-buang uang“. Sistem pertahanan NATO tidak ditujukan pada Rusia, tapi NATO juga tak bersedia diatur oleh Rusia, tegasnya.

Di pihak lain NATO juga membutuhkan Rusia, sebagai rute pemasokan logistik untuk misinya di Afghanistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Luar Negeri Norwegia, Jonas Gahr Störe menepis kemungkinan adanya jalan tengah untuk masalah itu “Saya kira tidak seharusnya kita mengaitkan hal-hal yang tidak berhubungan satu sama lainnya.“

Masa depan pasukan KFOR di Kosovo juga akan dibicarakan. Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle kembali mengecam serangan Serbia terhadap pasukan KFOR akhir November di Kosovo Utara. Sejumlah tentara cedera, termasuk tentara Jerman “Kami menolak semua bentuk dukungan politik untuk serangan semacam itu. Dan karenanya kami pun berharap, bahwa serangan serupa tidak terulang lagi. Bila tentara kami diserang, maka kami pun diserang, dan itu tidak bisa ditoleransi.“

Tentara KFOR diserang ketika tengah membongkar blokade jalanan. Kini NATO menuntut agar Serbia membuka semua blokade di perbatasan utara dengan Kosovo. Sebagian darinya kini sudah dibuka, dan  Rasmussen menyampaikan pujian atas kesepakatan Serbia dan Kosovo untuk mengatur perbatasan bersama-sama. Terkait kekerasan yang masih terjadi, NATO tampaknya akan membatalkan rencana pengurangan pasukannya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bupati Merauke Bagi-Bagi 3.000 Injil, Bagaimana Anda?
Tulisan selanjutnya Buku Lee Dinyatakan Haram di Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?