Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

”Separatisme di Papua Haram!”

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 14 Desember 2011 10:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Salah satu sumber gejolak yang selalu terjadi di Papua hingga saat ini adalah terkait upaya memerdekakan Papua dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Upaya separatisme itu dilakukan melalui tiga elemen yakni gerakan bersenjata, diplomatik dan politik. Elemen-elemen tersebut saling bahu membahu. Demikian siaran pers Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang diterima hidayatullah.com.

Ketiga unsur di atas, menurut HTI, masing-masing digerakkan oleh sejumlah organisasi. Untuk elemen pertama melalui Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) yang dituding melakukan berbagai aksi penyerangan dan kontak senjata di Papua.

Elemen kedua melalui diplomatik di luar negeri terutama organisasi ILWP (International Lawyer of West Papua) dan IPWP (International Parliament of West Papua). Keduanya diberi mandat TPN/OPM dan didukung oleh KNPB untuk memperjuangkan kemerdekaan Papua di dunia internasional.

Yang terakhir, elemen politik dalam negeri melalui LSM-LSM yang kerap melakukan aksi-aksi penuntutan referendum. Termasuk demonstrasi pada 1 Agustus 2011 yang dimotori KNPB (Komite Nasional Papua Barat) di Jayapura, Nabire, Timika dan Manokwari.

Dalam siaran pers yang dibacakan Ketua Lajnah Siyasiyah DPP HTI Farid Wadjdi pada aksi damai “Selamatkan Papua, Tolak Intervensi Asing” itu, disebutkan 4 akar masalah gejolak Papua. Mengutip hasil studi dari  LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia),  HTI menyebut keempat akar masalahnya ialah sejarah integrasi Papua ke Indonesia, traumatik masyarakat Papua akan operasi militer, dikriminasi oleh pemerintah dan kegagalan pembangunan Papua.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Satu hal lagi yang tidak bisa dilepaskan yaitu adanya intervensi asing khususnya Amerika Serikat (AS) yang dinilai sangat berkepentingan dengan Bumi Cenderawasih.

“Sedemikian penting posisi Papua sehingga dalam waktu yang relatif singkat soal ini (gejolak Papua) disinggung oleh tiga pejabat tinggi AS,” ujar Farid di hadapan ratusan massa HTI yang melakukan aksi di Bundaran HI, Selasa (13/12).

Tiga pejabat yang dimaksud ialah Menteri Pertahanan AS Leon Panetta, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton dan Presiden AS Barack Obama. Semuanya menyinggung Papua saat kunjungan ke Indonesia beberapa waktu lalu.

Pernyataan Sikap

Terkait hal di atas, HTI juga menyampaikan pernyataan sikapnya. Pertama, harus ditolak dan dihentikan segala bentuk gerakan separatisme dan intervensi asing yang akan memisahkan Papua dari NKRI. HTI bahkan dengan tegas menyatakan bahwa secara syar’i, pemisahan Papua dari negeri muslim Indonesia hukumnya haram.

Kedua, penyelesaian tuntas masalah Papua hanya bisa dilakukan dengan pembangunan yang adil dan merata. Solusinya dengan menerapkan ekonomi Islam, bukan dengan sistem ekonomi kapitalis.

Ketiga, menyerukan kepada umat Islam untuk lebih giat dalam perjuangan mewujudkan kehidupan bersyariat di bawah naungan khilafah. Sebab, menurut HTI, hanya dengan cara itu kerahmatan Islam akan terwujud, termasuk bagi warga Papua.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HTIislamMedia Islamold migratePapua
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Surat dari Jeddah
Tulisan selanjutnya Awal 2012 MUI Selenggarakan Ijtima’ Ulama Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?