Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Syiar Ramadhan

Mengintip Pasar Subuh Busana Muslim

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Juli 2013 17:12 5:12 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Juli 2013 17:12
Bagikan
Salah satu sudut Pasar Tasik Tanah Abang
Bagikan

Hidayatullah.com–Jarum jam menunjukkan pukul 04.00 WIB. Sebagian orang sedang atau bahkan telah selesai bersantap sahur. Jalan di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat juga terlihat masih sepi dari lalu lalang kendaraan muapun manusia.

Tetapi, masih di kawasan jalan Kebon Kacang, di sebuah pusat perbelanjaan Thamrin City lantai 5 suasana begitu berbeda. Sejak pukul 04.00 WIB terlihat hiruk pikuk para pedagang berbagai busana Muslim membuka toko-tokonya. Sebagian pedagang ada yang terlihat membawa berkarung-karung barang dagangannya dengan troli. Sebagian lagi sibuk menata barang dagangannya di toko masing-masing.

Para pedagang-pedagang tersebut tidak hanya berasal dari Jakarta saja. Mereka kebanyakannya berasal dari Tasikmalaya, Bandung, dan Cicalengka, Jawa Barat. Karena banyaknya produk dan pedagang-pedagang asal Tasikmalaya ini, maka orang lazim menyebut pasar ini sebagai Pasar Tasik.

Ada juga yang menyebut Pasar Senin-Kamis. Disebut Pasar Senin-Kamis, karena pasar ini lebih ramai pedagang dan pembelinya pada hari Senin dan Kamis setiap pekannya. Pasar ini buka pukul 04.00 hingga 12.00 WIB. Karenanya, jika pembeli diluar hari dan jam itu, umumnya tinggal produk-produk sisa.

Menurut H Fikri, Ketua Persatuan UKM Thamrin City lantai 5 dalam rilis yang diterima hidayatullah.com awal dirintisnya tahun 2004, Pasar Tasik hanya terdiri dari 20 pedagang. Kini, jumlahnya berkembang mencapai lebih dari 1.000 pedagang. Umumnya para pedagang di Pasar Tasik Thamrin City lantai 5 Tanah Abang, Jakarta Pusat ini adalah pemilik konveksi dan melayani pembelian dalam bentuk grosir. Namun beberapa kios bisa melayani eceran. Harga eceran jauh lebih mahal. Bisa terpaut 5 ribu sampai 10 ribu rupiah.

Baca Juga

Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
PM Malaysia Resmikan Program Ramadhan Saudi
Pemuda Madinatul Iman Tebar Guru Mengaji dan Parfum “GSM” di Balikpapan
Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

Di banding dengan lokasi lain, di Pasar Tasik Thamrin City lantai 5 harga produknya jauh lebih murah. Selisih harganya bisa berkisar antara 10 hingga 15 persen jika dibandingkan dengan barang serupa di Pasar Blok A, Blok B, Blok F bahkan di pasar Jati Baru Tanah Abang.

Pembeli produk Pasar Tasik, kata H Fikri, umumnya para distributor, agen, dan pedagang pengecer dari berbagai pasar dan mall di Jabodetabek. Misalnya, pedagang dari Pasar Cipulir, Kebayoran, Ciledug, Manggarai, Pasar Anyar Kota Bogor, Pasar Cibinong, beberapa mall di Blok M, mall di Bekasi, di Depok, dan lain sebagainya.

H Fikri mengatakan omset para pedagang Pasar Tasik ini bervariasi. “Omset mereka bervariasi sesuai dengan kapasitas produksi masing-masing, umumnya antara Rp 5 juta – Rp 100 juta pada tiap hari Senin dan Kamis,” tulis H Fikri.

Omset penjualan bisa semakin berlipat pada setiap Ramadhan. Seperti Ramadhan 1434 ini. Salah seorang pedagang bernama Sealfen Hetman, pemilik toko Griselda Collection, mengakui adanya peningkatan penjual produk-produk yang ia jual. Ditemui oleh di tokonya belum lama ini, lelaki berdarah Minang ini mengklaim bahwa tokonya telah berhasil menjual ribuan kodi busana Muslim.

“Mayoritas pembeli berasal dari luar daerah,” aku pria yang tokonya menjual manset, tunik, gamis, dan lejing ini.

Ketika ditanya berapa omset pada Ramadhan kali ini? Dengan sedikit malu lelaki ini mengatakan bahwa omset bisa mencapai lebih dari lima ratus juta rupiah. “Alhamdulillah, omset bisa mencapai lima ratus juta rupiah,” ujarnya.

Sesuai Syariat

Menurut H Fikri busana Muslim memiliki aturan syar’i yang tetap menjadi frame sejauh apapun perkembangan dunia fashion Muslim dewasa ini. Pakem utama busana Muslim ini adalah: tidak boleh memperlihatkan lekuk-lekuk tubuh dan bentuk tubuh, menutup aurat, dan hanya memperlihatkan muka dan telapak tangan. Yang lainnya adalah kreatifitas. Dengan adanya pakem ini, kreatifitas para perancang dan perajin busana Muslim yang tergabung dalam persatuan UKM Thamrin City ini menjadi sangat tinggi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:busana muslimpasar tasikRamadhantanah abang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berbekal Takut, Kita Didik Generasi Salimul Aqidah
Tulisan selanjutnya Yuk! Ikut Lomba Foto Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Syiar Ramadhan

Digimoz Gelar Pesantren Kilat Digital Ramadhan

25 April 2021 10:13
Syiar Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

22 April 2021 09:18
Syiar Ramadhan

Islamic Medical Servis dan Baznas DKI Jakarta Launching Program Hapus

20 April 2021 23:29
Syiar Ramadhan

Ketika Ulama “Mengintip” Layar TV

20 April 2021 09:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?