Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inggris Memulai 2012 dengan Krisis Hutang

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 2 Januari 2012 16:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pesan tahun baru biasanya berisi kabar baik penuh harapan, tapi rupanya tidak demikian untuk negara Inggris. Perdana Menteri David Cameron justru menyampaikan kabar buruk untuk rakyat dalam pesan tahun barunya.

Dilansir oleh Guardian (02/01/2012), PM David Cameron mengakui bahwa Inggris tidak memiliki kekebalan terhadap krisis hutang dan hanya dapat bertahan sebentar dari terpaan krisis zona euro.

Pernyataan Cameron itu sangat berbeda dengan pernyataan yang disampaikannya pada pesan tahun baru 2011. Ketika itu Cameron dengan gagahnya mengatakan, “Kita telah mengeluarkan Inggris dari zona bahaya.”

Dalam pesan tahun baru 2012 Cameron mengatakan, “Kita memiliki rencana yang jelas dan kuat untuk mengurangi defisit, yang mana memberikan kita sedikit perlindungan dari badai hutang terburuk yang sekarang menghantan zona euro. Kita punya perlindungan untuk sementara — dan oleh karena itu, kita musti tangguh, percaya diri dan tegas dalam membangun masa depan kita.”

Cameron sebelumya sudah mendapat banyak kritikan, karena mengandalkan kebijakan moneter dan menunggu 18 bulan sebelum membuat perencanaan pertumbuhan besar pada musim gugur tahun lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kini ia mengakui bahwa banyak yang perlu dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian Inggris. “Saya tahu banyak perubahan yang dibutuhkan. Kita harus bekerja lebih keras untuk menyehatkan kembali perekonomian kita. Oleh karena itu, kita telah membuat rencana besar untuk transformasi insfrastruktur kita, dimulai dari sekarang, dengan jalan-jalan dan rel kereta yang lebih baik, broadband super cepat dan rumah rumah-rumah baru.”

Kabar buruk dari Cameron ini menyusul peringatan dari Kanselir Jerman Angela Merkel sebelumnya, yang mengatakan bahwa tahun 2012 “tidak diragukan lagi” akan lebih sulit dibanding tahun 2011. Sementara Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengatakan, “Krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, yang tidak diragukan lagi merupakan yang paling buruk sejak Perang Dunia ke-2, belum selesai.”*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HNPT: Perlu Pemetaan Batasan yang Disebut Radikal
Tulisan selanjutnya Haniyah Berterimakasih atas Dukungan Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?