Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

“Mayoritas Salafy Setuju Demonstrasi Damai”

Thoriq
Terakhir diupdate:
Thoriq
Dipublikasikan 25 Januari 2012 23:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dr. Aqil bin Muhammad Al Miqthari, salah satu tokoh Salafiyah Yaman menyampaikan bahwa salafiyun dalam merespon revolusi terpecah menjadi bebeberapa pandangan. Ada dari mereka yang masih mendukung para pemimpin dhalim hingga saat ini. Bahkan mereka masih berkeyakinan bahwa rakyat telah melakukan pemberontakan kepada penguasa, demikian lansir islamonline.net (22/1/2012)

Al Miqthari juga menyebut bahwa ada pula salafiyun yang pendiriannya berubah-rubah. Awalnya dari mereka mengeluarkan fatwa yang menyebutkan bahwa pemimpin saat ini merupakan wali amr yang syar’i dan berdemontrasi terhadapnya merupakan pemberontakan. Namun ia meralat pandangan tersebut ketika nampak beberapa perkara dan ada perdebatan dengannya hingga kemudian ia memandang bahwa demontrasi bukan merupakan bentuk pemberontakan.

Dan dari Salafiyah juga melihat bahwa demonstrasi bukan merupakan pemberontakan, karena pemberontakan menggunakan senjata, “Mereka adalah pihak yang moderat. Dan saya bisa mengatakan bahwa mereka adalah mayoritas salafiyun.” Kata Al Miqthari.

Sebelumnya juga diberitkan bahwa Al Miqthari juga ajak salafiyun Yaman agar bisa mengambil pengalaman dari salafiyun Mesir dan negara-negara lainnya yang telah berkiprah dalam perpolitikan.

Al Miqthari sendiri merupakan tokoh rujukan bagi para salafiyin, yang sebelumnya juga termasuk muridnya Syeikh Muqbil. Hanya saja karena beberapa pandangannya berseberangan dengan komunitas Dar Al Hadits Dammaj, termasuk dalam masalah politik, mereka menjuluki Al Miqthari sebagai hizbi.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Serahkan 50.000 Al Qur`an untuk Sudan
Tulisan selanjutnya Emirat Lunasi Hutang 6 Ribu Warganya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026

Berita
28 Oktober 2026 12:41
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?