Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Filipina Perintahkan Guru Muslim Lepas Kerudung

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juli 2013 19:19 7:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juli 2013 19:19
Bagikan
Siswi Sekolah Integral Ibn Khaldun di Taguig, pinggiran ibukota Manila.
Bagikan

Hidayatullah.com—Departemen Pendidikan Filipina memerintahkan para guru bidang studi bahasa Arab dan pendidikan nilai-nilai keislaman di sekolah-sekolah negeri melepaskan kerudung mereka jika mengajar di kelas, dengan alasan meningkatkan hubungan baik antara guru dengan murid.

Menteri Pendidikan Armin Luistro mengatakan, tindakan itu merupakan bagian dari reformasi untuk membuat sekolah semakin sensitif dengan agama.

Surat edaran berisi perintah dari Louistro, yang diterima AFP, menyebutkan bahwa para siswi masih boleh mengenakan “hijab” dan juga “pakaian yang pantas” di kelas olahraga.

Meskipun surat perintah itu memperbolehkan para guru wanita mengenakan kerudung di luar kelas, tetapi mereka disuruh melepaskannya saat mengajar.

“Saat guru berada di dalam kelas, dia diminta untuk melepaskan kerudungnya,” bunyi perintah itu, dikutip AFP Selasa (23/7/2013).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lebih lanjut dikatakan, dengan dilepasnya kerudung guru wanita di dalam kelas, “memungkinkan para murid mengenal gurunya dengan baik, sehingga meningkatkan hubungan guru-murid.”

Melihat wajah guru saat mengajar bahasa akan membantu proses belajar, sebab “informasi bibir” memainkan peran dalam pelafalan sejumlah huruf, imbuh surat perintah itu beralasan.

Kantor Pemerintah untuk Urusan Muslim dikabarkan setuju dengan keputusan menteri pendidikan Filipina itu, meskipun belum menerima surat perintah tersebut.

Roque Morales, seorang penasehat di kantor pemerintah tersebut mengatakan, dia tidak tahu berapa banyak Muslim Filipina yang bekerja sebagai guru, tetapi kerudung banyak digunakan di selatan Filipina.

Filipina merupakan sebuah negara dengan penduduk Kristen terbanyak di Asia. Agama Kristen (Katolik) menjadi agama negara.

Penduduk Muslim di Filipina banyak menempati wilayah selatan yang kaya minyak. Pemerintah Filipina hingga kini tidak menepati janji untuk memberikan hak otonomi yang luas di kawasan mayoritas Muslim yang dulu merupakan janji pemerintah Manila, saat wilayah Muslim setuju bergabung dengan negara Filipina.

Pejuang Bangsamoro merupakan salah satu kelompok Muslim di selatan Filipina yang terus memperjuangkan otonomi itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Niat Pemberantasan Terorisme Harus Diluruskan
Tulisan selanjutnya Silaturrahmi Mushida Bersama Muslimah Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?