Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Statemennya Dinilai Fasis, Zuhairi Misrawi Tuai Kecaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Juli 2013 09:51 9:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juli 2013 09:51
Bagikan
screen capture pernyataan Zuhairi Misrawi
Bagikan

Hidayatullah.com – Direktur Lembaga Kajian Politik dan Syariat Islam (LKPSI) Fauzan Al Anshari mengecam pernyataan caleg dari PDI Perjuangan Zuhairi Misrawi yang dinilainya menyetujui pembantaian militer Mesir atas demonstran pro mantan Preside Mohammad Mursy. Menurut Fauzan, pernyataan Zuhairi  bernada fasis.

Fauzan menilai,  Zuhairi Misrawi bermimpi meniru kekejian kaum liberal Mesir yang membantai umat Islam karena beda aliran, tapi dalam waktu yang sama tetap mengaku tidak anti Islam.

Zuhairi, tegas Fauzan, sedang mengigau bahwa kekalahan kaum liberal Mesir disebabkan oleh kejahatan kaum Islamis.

“Padahal, puluhan tahun kaum liberal menindas Mesir lalu tumbang oleh kesadaran umat Islam yang memilih Mursy lalu kaum liberal berkolaborasi dengan militer, Zionis dan Amerika untuk mengkudeta Mursy. Jadi siapa yang jahat,” imbuh mantan petinggi Majelis Mujahidin ini kepada hidayatullah.com, Ahad malam (28/07/2013).

Sebelumnya, Direktur LSM Moderate Moslem Society (MMS) yang juga tokoh muda Jaringan Islam Liberal (JIL) Zuhairi Misrawi, mencetuskan pernyataan melalui akun Twitternya yang menghebohkan dalam menyikapi serangan militer kepada kelompok pro Mursy.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kaum Islamis di negeri ini (Indonesia, red) harus bersyukur, karena “kita” tak akan membunuh mereka. Di Mesir, mereka di bunuh dan dinistakan,” tulis dia di akun Twitternya, @zuhairimisrawi, beberapa waktu lalu.

Di akun yang sama ia juga menulis, ‘hidup mulia atau mati syahid’ adalah ideologi Ikhwanul Muslimin dan menuduhnya sebagai penyebab politik di Mesir berdarah-darah.

“Kita beruntung, publik di sini sadar akan bahaya Islamisme. Rakyat Mesir butuh 85 tahun untuk sadar bahaya Islamisme dalam politik,” kicaunya.

Tanggapan atas pernyataan Zuhairi juga datang dari kader PKS,  Fahri Hamzah di akun @Fahrihamzah.

Menurut Anggota Komisi III DPR RI itu  berfantasi seperti Zuhairi seperti itu adalah sesuatu yang mustahil.

“Darimana mereka dapat ini pikiran “islamophobia” ya? Zaman2 apa sih yg mereka takutkan?

Emangnya kalau kita Islamist trus dianggap bisa ngapain? Emang ada masalah apa buat loh?

Heran deh gue..hari gini masi ada yg mikir beginian..kayak militer pakai helm tapi otaknya kosong, begitu balas Fahri.

Sementara itu, Zuhairi Misrawi yang dihubungi hidayatullah.com terkait pernyataannya itu, hingga laporan ini diturunkan belum memberikan tanggapan.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:liberalmursyNUpembantaian MesirZuhairi Misrawi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tenda Haji di Mina Dialokasikan Lebih Awal
Tulisan selanjutnya Kebodohan Beragama Sebabkan Kekacauan Bersikap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?