Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Salafy dari “Demokrasi Kufur” menuju “Demokrasi Wajib”

Thoriq
Terakhir diupdate:
Thoriq
Dipublikasikan 1 Maret 2012 07:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dr. Muhammad Hamid Al Ahmari selaku direktur Forum Hubungan Arab dan Internasional di Qatar menyampaikan dalam wawancaranya dengan Islam Online (28/2/2012) bahwa seorang faqih mestinya banyak berhubungan dengan masyarakat untuk menghukumi kehidupan keseharian, sebagaimana yang dilakukan sebagian Salafy Mesir yang berpindah dari “demokrasi kufur” menuju “demokrasi wajib”.

Al Ahmari sendiri tidak mempermasalahkan pertentangan pemikiran Salafiyah dari waktu ke waktu dan hal itu bukan hal yang buruk menurutnya,”Sebelumnya mereka menolak untuk berfikir masalah politik dan memenjarakan pemikirannya di buku, sedangkan ia merupakan pemikiran yang tidak hidup. Namun ketika Anda pindah kepada kehidupan yang sebenarnya maka hal itu memaksa anda pindah dari ulama menuju ke ulama lain. Dan jadilah seorang faqih manusia yang berhubungan langsung dengan pemikirannya.”

Menurut Al Ahmari, berbagai peristiwa ikut andil dalam berkembangnya fiqih, dan hal ini merupakan hal positif bagi para fuqaha dan kemaslahatan masyarakat.

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Ikhwan Ancaman bagi Negara Teluk
Tulisan selanjutnya KBBI: “Kami Hanya Bersilaturrahmi”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?