Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masjid di AS Bertambah 74 Persen dalam Satu Dekade

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Maret 2012 06:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Peristiwa serangan atas menara kembar World Trade Center di New York pada tahun 2011 silam, yang mengkambinghitamkan Islam dan umatnya, ternyata tidak menjadi penghambat bagi pertambahan jumlah masjid di Amerika Serikat. Demikian menurut hasil penelitian terbaru.

“Kami menghitung ada 2.100 lebih sedikit masjid di Amerika. Dan itu merupakan pertambahan yang berarti sejak (tahun) 2000. Jumlah jamaah masjid juga bertambah,” kata Ihsan Bagby, associate professor studi keislaman di Universitas Kentucky.

Bagby merupakan ketua dari tim penelitian “The American Mosque 2011: Basic Characteristics of the American Mosque, Attitudes of Mosque Leaders”, yang dirilis Rabu (01/03/2012) dan dilansir AP.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan, pada tahun 2000 sebelum peristiwa serangan 9 September 2001 di Amerika Serikat terdapat 1.206 masjid. Jumlah tersebut dalam waktu sepuluh tahun meningkat 74 persen menjadi 2.106.

New York, tempat peristiwa 9/11 terjadi, memiliki 257 masjid,  diikuti oleh California dengan 246 masjid, Texas 166 dan Florida 118 masjid.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut pendapat 25% imam masjid yang menjadi responden dalam penelitian itu masyarakat Amerika Serikat memiliki sikap menentang terhadap Islam. Angka itu di tahun 2000 lebih tinggi, yaitu mencapai 54 persen.

Sebanyak 76 persen masjid yang berdiri di Amerika Serikat dibangun setelah tahun 1980.

Sponsor penelitian ini terdiri dari beberapa organisasi. Mereka adalah Hartford Institute fo Religion Research (Harftford Seminary), Association of Statistician of American Religious Bodies (ASARB), Council on American-Islamic Relations (CAIR), Islamic Society of Borth American (ISNA), Islamc Circle of North America (ICNA) dan International Institute of Islamic Thought (IIIT).

Komite penelitinya terdiri dari Ihsan Bagby (Associate Professor of Islamic Studies, University of Kentucky), David Roozen (Director, Hartford Institute for Religion Research), Richard Houseal (Association of Statisticians of American Religious Bodies), Nihad Awad (Executive Director, Council on American-Islamic Relations), Zahid Bukhari (President, Islamic Circle of North America), Ingrid Matson (Professor of Islamic Studies, Hartford Seminary), Iqbal Unus (Director, The Fairfax Institute), Safaa Zarzour (Secretary General, Islamic Society of North America), Ihsan Bagby sebagai peneliti dalam survei tersebut.

Penghitungan jumlah seluruh masjid di Amerika Serikat dimulai sejak Juli 2010. Didapati ada 2016 masjid setelah perhitungan selesai. Dari jumlah itu dipilih 727 masjid secara acak untuk dilakukan 524 wawancara. Wawancara terhadap para imam masjid tersebut dilakukan sejak Agustus 2010 sampai Nopember 2011. Margin error yang dipakai -/+ 5 persen.

Peneliti memasukkan masjid Syiah ke dalam perhitungan total jumlah masjid itu. Menurut peneliti, terdapat 7 persen dari seluruh masjid yang ada mengidentifikasikan diri sebagai masjid Syiah. Namun, berdasarkan identifikasi peneliti setelah mendapatkan data semua masjid, terdapat 6 persen masjid Syiah. Dengan demikian, angka 7 persen itu dianggap sebagai angka realistik. 

Sama seperti masjid Muslim (Sunni), tempat ibadah orang-orang Syiah tersebar di berbagai wilayah. Namun, sebagian besar tempat ibadah Syiah terletak di wilayah barat Amerika Serikat.

Penelitian itu merupakan bagian dari penelitian luas mengenai kehidupan berjamaah di Amerika Serikat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikaislammasjidold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Misionaris Billy Graham Jaring Pengikut via Internet
Tulisan selanjutnya Saudi Bantah Kabar Kesepakatan Jalan Penghubung ke Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?