Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dinilai Sukses, Tapi Justru Kecolongan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 Maret 2012 16:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Acara Islamic Book Fair (IBF) 2012 yang telah berakhir pada Ahad (18/3/2012) malam dinilai sukses oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Nassarudin Umar. Salah satu indikasinya, menurut Nasaruddin Umar, jumlah pengunjungnya yang sedemikian besar, dihadiri lebih dari 400 ribu pengunjung.

“Saya berikan apresiasi bagi para penerbit, pengunjung dan seluruh pendukung kesuksesan IBF 2012,” ujarnya saat menutup pelaksanaan IBF 2012. 

Meski demikian, sejumlah pembenahan masih harus dilakukan demi perbaikan gelaran yang diprakarsai oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) ini.

Pantauan hidayatullah.com pada hari ke-8 dan hari terakhir, pengunjung laki-laki dan wanita tumpah-ruah di Istora Senayan, Jakarta. Seringkali berdesak-desakan antara pria dan wanita saat bertemu di ruang sempit, hampir tak jauh beda dengan pasar-pasar rakyat tradisional atau pusat-pusat perbelanjaan umum. Kondisi ini lumrah terjadi pada setiap kali gelaran IBF berlangsung.

Salah satu hal lain yang mencolok adalah saat sebuah insiden terjadi beberapa jam sebelum penutupan IBF ke-11.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Saat itu, pada sesi hiburan “Konser Menuju Peradaban” persembahan Komisi Seni Budaya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, sebuah grup musik berinisial TB naik ke panggung utama gedung acara.

Seragam yang mereka kenakan bergaya kebarat-baratan; kaos putih dibalut atasan hitam, celana ketat merah, dan sepatu boot hitam, jauh dari kesan islami.

Yang lebih “unik” lagi, salah satu gitarisnya seorang cewek yang bagian bawah (maaf) leher hingga rambutnya dibiarkan terbuka. Pemandangan ganjil itu kontras dengan tulisan besar “Islamic Book Fair” di sisi kanan panggung apalagi dengan tema IBF tahun ini, “Kuat dan Mandiri dengan pendidikan Qurani”.

Setelah dipersilahkan oleh master of ceremony (MC), TB mulai membawakan sebuah lagu. Baru beberapa menit lagu dinyanyikan dengan iringan musik berpengeras suara tegangan tinggi. Seorang pria berkacamata dengan kaos Polo biru muda dan celana jeans warna serupa naik ke atas panggung.

Ia langsung menuju ke tengah-tengah pertunjukan sembari berteriak  dengan nada protes.

“Apa ini katanya Islamic Book Fair, tapi ada wanita tidak berjilbab yang naik ke panggung?, Begitu protes pria tersebut. Suaranya lantang, tapi agak samar karena ditelan dentuman musik.

Ia berusaha bolak-balik ke panggung melancarkan protesnya. Hingar-bingar di depannya pun tak terelakkan lagi.

“Allahu Akbar! Allahu Akbar!,” suara takbir pria-wanita silih berganti, campur baur dengan gerutuan pengunjung IBF lainnya. Riuh kekecewaan pengunjung di depan panggung itu menyambut protes pria yang belakangan diketahui bernama Andri Syaukani.

Melihat situasi demikian, para personel grup musik TB segera mengurungkan pertunjukannya. Musik pun terhenti, tergantikan dengan pekikan takbir dari tengah kerumunan.

Untuk beberapa saat situasi di depan panggung heboh. Beberapa pengunjung hanya berdiri mematung menyaksikan keadaan. Keadaan mulai agak tenang setelah para personil TB keluar panggung dan seorang panitia laki-laki berkalung sorban mendekati Andri. Dua orang MC lalu naik ke panggung, mengendalikan situasi.

Andri mengaku tak punya niat apa-apa dalam aksinya tersebut selain demi kebaikan dan IBF itu sendiri.

“(Itu saya lakukan) karena Allah ta’ala. Saya tidak ada masalah yang lain-lain. Kita sedang membangun umat Islam. Bagaimana kita konsisten dengan agama Islam kalau kita sendiri tidak melaksanakan al-Qur’an? Bicara panggung peradaban, peradaban apa? Sangat tidak baik,” tegasnya saat ditemui hidayatullah.com di dekat panggung selepas aksi “heroiknya”.

“Panitia (IBF) harus benar-benar mengkoreksi. Harus lebih selektif terhadap apa yang ditampilkan. Jangan seolah-olah hiburan. Kita (IBF) harus berbeda dengan pameran-pameran yang lain,” harap Andri.*

Keterangan foto: Andri Syaukani (baju biru muda) saat melancarkan protes terhadap penampilan gitaris cewek tak berjilbab (dilingkari) di panggung utama IBF 2012

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migrateprotes
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Jihad” Majma’ Al Lughah Lawan Penghapusan Bahasa Arab
Tulisan selanjutnya Ramai-Ramai Bersyahadat di Regent Park Mosque

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?