Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Produk Susu Fonterra Tercemar Bakteri Botulisme

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2013 19:28 7:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Agustus 2013 19:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Eksportir produk susu terbesar New Zealand (Selandia Baru), Fonterra, menemukan bakteri penyebab botulism pada sejumlah produknya, termasuk susu formula untuk bayi dan minuman berenergi.

Akibat pencemaran bakteri itu sekitar 1.000 ton produk susu Fonterra di 7 negara ditarik, termasuk yang beredar di China, lansir BBC.

Fonterra tidak menyebutkan nama delapan perusahaan pembuat produknya yang tercemar bakteri itu.

Botulisme merupakan salah satu jenis keracunan makanan yang paling berbahaya dan sering menyebabkan kelumpuhan.

Hari Sabtu (3/8/2013) Kementerian Industri Primer New Zealand mengkonfirmasi bahwa produk-produk yang tercemar meliputi susu formula bayi, minuman berenergi (olahraga), minuman berprotein dan minuman-minuma lainnya.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Bakteri ditemukan pada tiga kumpulan whey protein yang digunakan dalam susu formula lanjutan Nutricia Karicare, kata Fonterra.

Whey protein yang dipergunakan diproduksi pada Mei 2012, di mana pipa di pabrik pengolahnya di Waikato kotor, kata perusahaan tersebut.

Nutricia telah mengamankan susu fomula hasil lima proses poduksinya yang diyakini tercemar dan mengatakan tidak ada produk-produk itu yang telah terjual.

Fonterra, perusahaan produk susu terbesar keempat di dunia, mengatakan telah mendesak pelanggannya agar memeriksa jalur suplai mereka.

“Kami bertindak cepat,” kata Theo Spierings, pimpinan eksekutif Fonterra.

Menurut Fonterra belum ada laporan tentang korban terkait konsumsi produknya.

New Zealand mengandalkan ekspor 95% produk susu negaranya untuk mendapatkan devisa.

Negara-negara yang mendapatkan produk tercemar itu di antaranya New Zealand, China, Australia, Thailand, Malaysia, Vietnam dan Arab Saudi.

New Zealand menyuplai susu bubuk untuk produksi susu formula di China dalam jumlah sangat besar.

Merek produk susu terkemuka di bawah Fonterra antara lain Anchor (susu), Tip Top (es krim), Anlene (susu), Anmum (susu ibu hamil) dan Mainland (keju).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan PM Libanon: Senjata Hizbullah Harus Dilucuti
Tulisan selanjutnya Rakyat Maroko Memprotes Pedofil Spanyol yang Dibebaskan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?