Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sekjen PBB: Jangan Lagi Ada Korban Warga Sipil oleh Drone

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 14 Agustus 2013 11:06 11:06 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 14 Agustus 2013 11:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan agar tak ada lagi korban warga sipil oleh penyerangan pesawat tak berawak (drone).

“Saya ingatkan, pesawat tak berawak sejatinya hanya untuk mengumpulkan data dan informasi. Hal itu sesuai dengan hukum internasional,” katanya menegaskan di Universitas Islamabad, Pakistan, dalam kunjungan resminya dua hari sejak Selasa (13/8/2013), sebagaimana diberitakan AP dan VOA.

Pernyataan Ban memang terkait dengan serangan pesawat tak berawak di kawasan barat laut Pakistan. Kawasan ini berbatasan dengan Afganistan.

Lebih lanjut, Ban menegaskan agar negara maupun institusi yang menggunakan pesawat tak berawak kembali pada peraturan internasional yang termaktub dalam peraturan kendaraan udara tanpa senjata

“Penggunaan pesawat tak berawak, seperti senjata lainnya, harus tunduk pada aturan hukum internasional yang sudah lama berlaku, termasuk hukum kemanusiaan internasional. Ini adalah posisi PBB yang sangat jelas. Setiap upaya harus dilakukan guna menghindari kesalahan dan jatuhnya korban sipil,” ujarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Program pesawat tak berawak CIA yang menarget pejuang di wilayah kesukuan Pakistan telah lama dituduh menyebabkan jatuhnya korban sipil dan memicu oposisi di Pakistan, serta membuat aktivis hak asasi manusia di luar negeri prihatin.

Para pengecam mengatakan, Pakistan menghabiskan terlalu banyak anggaran pertahanan dan tidak menyediakan anggaran yang cukup bagi sektor pendidikan dan kesehatannya.

“Prioritas anggaran harus mencerminkan prioritas masyarakat, yaitu pendidikan dan energi, pemberdayaan dan pekerjaan yang baik, HAM dan martabat manusia. Membina dan membangun hubungan dengan negara tetangga. Kita harus berjuang mengatasi krisis keamanan jangka pendek dengan menempatkan landasan jangka panjang bagi perdamaian melalui pembangunan yang berkelanjutan,” kata Ban.

Pidato Ban Ki-moon menandai peresmian Pusat Perdamaian dan Stabilitas Internasional, Universitas Nasional Sains dan Teknologi di Islamabad.

Didampingi oleh Pimpinan Angkatan Darat Pakistan,  Jenderal Ashfaq Kayani, serta penasihat Perdana Menteri untuk masalah Luar Negeri, Sartaj Aziz, Ban Ki-moon menyampaikan terima kasih atas upaya Pakistan bagi perdamaian dan keamanan internasional.

Pakistan merupakan salah satu kontributor utama pasukan perdamaian dan polisi PBB. Sekitar 8.000 warga Pakistan bertugas di bawah bendera PBB di seluruh dunia, dan 136 telah meninggal dalam tugasnya.*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:droneSekjen PBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Baru Selesaikan Pengurusan 70 Ribu Visa Haji
Tulisan selanjutnya Imam Ja’far Ash Shadiq Amalkan Satu Ayat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?