Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Irshad Manji: Wartawan Indonesia Harus Tiru Amerika!

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 7 Mei 2012 10:31
Bagikan
Diskusi Irshad Manji di Kantor AJI/Thufail
Bagikan

Hidayatullah.com –.Tokoh feminis asal Kanada Irshad Manji  menyarankan wartawan di Indonesia meniru wartawan di Amerika, terutama Amerika Utara, khususnya dalam masalah liberalisasi agama. Di Amerika, kata Manji, secara umum pandangan liberalisasi agama telah berkembang dengan baik. Wartawan Amerika tidak selalu memandang agama sebagai sebuah hal yang tabu untuk dikaji. Sebaliknya, mereka justru berani untuk terus mengkaji lebih dalam.

“Kita tidak bisa bersikap dangkal. Jangan semata-mata memandang agama sebagai biang masalah antar suku ataupun umat. Kita bisa saja melihat dari sisi kenapa kelompok tertentu melakukan suatu hal atau aksi atas nama agama tertentu,” ujar Irshad dalam acara diskusi buku “Allah, Liberty, and Love”, yang diadakan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Sabtu lalu di Kalibata, Jakarta Selatan.

Berbeda dengan di Amerika, menurut Irshad, secara umum di Eropa, isu agama dipandang tabu, sensitif, dan terkadang dangkal oleh wartawan. Karena itu, sedikit wartawan-wartawan yang berani untuk terus menggali lebih dalam terkait permasalahan agama yang berkembang di sana. Sikap jurnalistik yang takut membicarakan dinamika agama merupakan sebuah pembodohan dimasyarakat. Masyarakat yang berharap bisa mendengarkan sudut pandang liberal, hak asasi mereka untuk mengambil sebuah pilihan sudah dirampas. Karena sikap jurnalistik yang takut membicarakan keberadaan permasalahan agama dalam masyarakat yang kekinian.

Irshad  juga meminta wartawan tidak takut menggarap isu-isu agama meski dinilai menyebabkan kericuhan di dalam masyarakat sosial.

“Wartawan tidak bisa bermain di permukaan saja. Wartawan harus berani menggali lebih dalam,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Seperti diketahui, acara diskusi Irshad Manji yang juga dikenal pegiat lesbian ini  ini berjalan lancar.

Irshad Manji hadir didampingi dua pembicara lain yaitu Dosen Universitas Paramadhina yang juga aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Novriantoni Kahar, dan wartawan Jakarta Post Endi Bayuni.

Diskusi yang digelar di Kantor AJI di Jl Kalibata Timur, Jakarta Selatan itu berjalan lancar dan dijaga 50 anggota Banser NU berpakaian seragam.

Sebelumnya, acara serupa di Teater Salihara dibubarkan warga sekitar yang merasa keberatan.

Berguru Salman Rusdie

Dalam bukunya edisi Indonesia berjudul “Beriman Tanpa Rasa Takut: Tantangan Umat Islam Saat Ini”, Irshad yang dikenal lesbian ini banyak menggugat sejumlah ajaran pokok dalam Islam, termasuk keimanan kepada keotentikan Al-Quran serta kema’shuman Nabi Muhammad.

Bahkan ia mengakui sendiri dalam berbagai tulisan dalam bukunya, jika ia banyak terpengaruh penulis novel yang menghina Nabi Muhammad seperti Salman Rushdie, yang pernah difatwakan hukuman mati akibat novel “Ayat-Ayat Setan” nya.

“Apa yang dikatakan Salman Rushdie padaku ketika aku mulai menulis buku ini teringat lagi saat aku berefleksi terhadap hidupku sejak penerbitan buku ini. Aku ingat ketika bertanya kepadanya kenapa dia memberikan semangat kepada seorang Muslim muda sepertiku, untuk menulis sesuatu yang bisa mengundang malapetaka ke dalam kehidupannya, seperti yang telah menimpa dirinya. Tanpa ragu sedikit pun, dia menjawab, “Karena sebuah buku lebih penting ketimbang hidup,” ujarnya dalam buku “Beriman Tanpa Rasa Takut: Tantangan Umat Islam Saat Ini”, (hal. 322).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratewartawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejak Perang Dunia hingga Tatanan Dunia Baru
Tulisan selanjutnya Siapa yang Menanam Dia yang Menuai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?