Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ratko Mladic Diadili Pekan Ini

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Mei 2012 10:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan komandan tertinggi pasukan militer Serbia di Bosnia, Ratko Mladic, akan diadili pekan ini dengan dakwaan melakukan sejumlah kejahatan perang dan kemanusiaan selama Perang Bosnia.

Mladic, yang kini berusia 70 tahun, merupakan orang yang menjadi pimpinan pasukan Serbia di Bosnia saat terjadi pembantaian lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim di wilayah Srebrenica pada Juli 1995. Pembantaian itu merupakan yang terburuk sejak Perang Dunia II.

Jaksa penuntut di Mahkamah Kejahatan Internasional untuk bekas Yugoslavia (ICTY) mendakwa Mladic dengan tindak kejahatan genosida, pembunuhan, aksi teror, dan kejahatan kemanusiaan lain selama Perang Bosnia 1992-1995.

Mladic didakwa sejak tahun 1995 bersama Radovan Karadzic, pimpinan politik etnis Serbia di Bosnia, meskipun keduanya bebas berkeliaran di bekas wilayah Yugoslavia selama lebih dari 10 tahun sebelum akhirnya dijebloskan ke dalam tahanan di Den Haag.

Persidangan atas Karadzic sampai saat ini masih belum tuntas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Slobodan Milosevic, mantan presiden Serbia, didakwa pada tahun 1999 dan mulai diadili di Den Haag tahun 2001. Namun, ia meninggal dunia pada tahun 2006 sebelum proses peradilannya mencapai putusan.

Jaksa menilai, Mladic ikut ambil bagian dalam tindak kejahatan terhadap Muslim Bosnia di Srebrenica dengan membunuhi para pria dan anak laki-laki, serta memisahkan mereka dengan para perempuan secara paksa. Lebih dari itu, pasukan Serbia pimpinan Mladic berusaha menghilangkan jejak pembantaian itu dengan cara menguburkan korban secara massal di tempat yang terpencil dan tidak ditandai.

“…Sebuah operasi dirancang untuk lebih jauh menyembunyikan mayat-mayat dan kejahatan yang telah dilakukan,” bunyi dakwaan jaksa yang dikutip Reuters (13/04/2012).

Mayat-mayat Muslim itu kemudian ditemukan bertebaran dalam 17 kuburan massal utama berukuran besar dan 37 kuburan massal tambahan.

Selain itu, Mladic juga didakwa atas pengepungan dan penyerangan ibukota Sarajevo yang merenggut 10.000 nyawa korban. Jaksa menyebutnya sebagai “rencana untuk menimbulkan rasa takut di kalangan penduduk sipil.”

Meskipun sudah didakwa pada tahun 1995, Mladic berkeliaran dan hidup bebas di Beograd dan wilayah bekas Yugoslavia lainnya. Ia baru ditangkap pada Mei 2011 oleh aparat Serbia, menyusul tekanan dari Uni Eropa yang mensyaratkan penangkapan Ratko Mladic, jika Serbia ingin diterima sebagai anggota dari persekutuan Uni Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perlu Strategi Baru Jauhkan Masyarakat dari Merokok
Tulisan selanjutnya Kantor Televisi Iran di Kairo Ditutup Paksa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?