Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hanya di Amerika: Usia 18 Bulan Dianggap Teroris!

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2012 14:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Satu keluarga Amerika harus turun dari pesawat, karena anak perempuan mereka yang belum genap berusia 2 tahun masuk dalam daftar larangan terbang yang dikeluarkan lembaga keamanan transportasi AS Transportation Security Administration (TSA) berisi nama para “tersangka teroris.”

Al Arabiya melaporkan (15/05/2012), menurut ABC News, Riyanna dan kedua orangtuanya berada di Fort Lauderdale, Florida, New Jersey, saat petugas TSA meminta mereka keluar dari pesawat dan mengatakan bahwa nama putri kecilnya “ada dalam daftar larangan terbang.”

Kepada televisi WPBF-TV di Florida, ibu dari gadis kecil yang masih berusia 18 bulan itu mengatakan bahwa tindakan menganggap dan memasukkan putrinya dalam daftar “orang berbahaya” adalah sangat “absurd” dan “tidak masuk akal.”

Pihak TSA menolak memikul tanggung jawab masalah itu dan mengatakan kesalahan dilakukan oleh pihak perusahaan penerbangan, yaitu JetBlue Airways.

JetBlue Airways meminta maaf kepada keluarga tersebut dan menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena kesalahan komputer.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Orangtua Riyanna mengatakan kepada WPBF, mereka menduga bahwa kasus anaknya itu terkait dengan latar belakang keluarga mereka yang berasal dari Timur Tengah.

“Kami menjadi tontonan seperti aksi sirkus karena istri saya mengenakan kerudung,” kata ayah Riyanna.

Keluarga itu menolak untuk naik kembali ke pesawat. Mereka memilih untuk meninggalkan bandara, dan masih menuntut penjelasan bagaimana dan mengapa insiden seperti itu bisa terjadi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikabandaraold migrateteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengenang Anre Gurutta Almarhum Abdul Wahab Zakariyah
Tulisan selanjutnya 100 Janda Nikah Massal Perdagangan Pun Terhenti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?