Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ulama Nigeria Tolak UU Pembatasan Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Juni 2012 13:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pemuka agama di Nigeria mengkritik rencana Presiden Goodluck Jonathan menerapkan undang-undang keluarga berencana.

Kalangan ulama di Nigeria utara, yang sebagian besar berpenduduk Muslim, mengatakan, mereka akan menolak undang-undang yang membatasi jumlah anak.

Mereka mengatakan, pendekatan edukatif lebih bisa diterima daripada memaksakan jumlah anak melalui perangkat hukum.

Presiden Jonathan mengatakan, warga Nigeria yang tidak berpendidikan memiliki anak terlalu banyak.

PBB memperkirakan 160 juta penduduk Nigeria dewasa ini bisa membengkak menjadi 400 juta jiwa pada 2050.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nigeria merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di benua Afrika.

Jonathan mengakui, membatasi jumlah anak adalah masalah sangat sensitif, namun menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam melihat jumlah penduduk menjadi tidak terkendali.

“Agar kita bisa membuat perencanaan dengan lebih baik, kita harus mengatur jumlah penduduk, meski saya tahu ini masalah yang sangat sensitif,” kata Jonathan saat melantik anggota baru Komisi Kependudukan Nigeria, di Abuja, hari Selasa (26/6), dimuat BBC, Kamis (28/6/2012).

“Kita orang-orang yang relijius. Ini bukan persoalan mudah,” tambahnya.

Penduduk Nigeria rata-rata naik 2,5% per tahun, angka yang dinilai terlalu tinggi mengingat Nigeria sudah relatif padat, sementara negara tersebut kekurangan sarana dan prasarana pendukung.

Ia juga mengatakan, faktor agama menjadi tantangan ketika pemerintah ingin membatasi penduduk.

“Pemeluk Islam, Kristen, dan agama-agama lain meyakini bahwa anak adalah amanah dan pemberian Tuhan,” kata Presiden Jonathan.

“Jadi, sulit mengatakan kepada warga Nigeria untuk membatasi jumlah anak karena mereka tidak ingin menolak pemberian Tuhan,” katanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yordania Cemas Kesepakatan Israel-Vatikan, Zionis Bangun Museum dekat Masjid Aqsha
Tulisan selanjutnya MUI Pamekasan Tolak Rencana Kemenkes Bagi-bagi Kondom

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?