Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Islam yang Inginkan Syariah Kuasai Kota Kunci Mali

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Juli 2012 16:32
Bagikan
Wilayah utara Mali kini dikuasai suku Tuareg dan kelompok Islam, Ansharuddin/ foto: BBC
Bagikan

Hidayatullah.com–Pasukan kelompok Islam dikabarkan telah menguasai kota penting Gao di Mali Utara setelah melewati baku tembak menghadapi pasukan pemberontak Tuareg.

Setidaknya 20 orang tewas dalam baku tembak itu dan pemimpin gerakan politik Tuareg dikabarkan menderita luka.

Seorang juru bicara Gerakan Nasional Tuareg untuk Kemerdekaan Azawad (MNLA) dikutip BBC membenarkan kabar terlukanya Bilal Ag Cherif akibat bentrokan itu.

Dia mengatakan luka-luka itu tak membahayakan nyawa Bilal yang kini berada di negeri tetangga untuk mendapatkan perawatan medis.

Seorang dokter di Gao mengatakan kepada BBC sebagian besar korban tewas adalah anggota kedua kubu yang bersitegang. Namun sejumlah warga sipil terjebak dalam baku tembak itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketegangan

Ketegangan memuncak sejak pemberontak Tuareg dan kelompok Islam merebut kendali wilayah utara Mali setelah terjadinya kudeta di negeri tersebut.

Baku tembak ini, lanjut Thomas Fessy, menjadi bukti bahwa MNLA dan pasukan kelompok Islam tak bisa mencapai kesepakatan setelah keduanya bekerja sama merebut wilayah tersebut.

Perselisihan itu muncul karena kedua kelompok pemberontak ini menginginkan ideologi berbeda untuk mengendalikan wilayah yang baru mereka kuasai itu.

MNLA berkeinginan wilayah baru ini dijalankan pemerintah sekuler namun kelompok Islam ingin menerapkan Syariat Islam di seluruh wilayah utara Mali.

Bentrokan bersenjata ini menjadi bukti adanya perebutan kekuasaan di wilayah yang luasnya hampir sebesar Prancis itu.

Saat ini sekitar 300.000 orang meninggalkan wilayah utara Mali sejak terjadi pemberontakan di Mali pada 22 Maret lalu..

Ingin Syariah

Seperti diketahui, wilayah utara Mali kini dikuasai suku Tuareg dan kelompok Islam, Ansharudin.

Pemberontak Tuareg dan kelompok Islam, Anshoruddin mengumumkan mereka kini melakukan kerja sama untuk menciptakan pemerintahan Mali Utara sebagai negara Islam merdeka di bawah Syariah.

“Gerakan Anshoruddin dan Gerakan Nasional Pembebasan Azawad (Tuareg MNLA) memproklamasikan negara Azawad (Mali Utara,” demikian pernyataan kedua organisasi ini yang dikirimkan kepada AFP bulan lalu.

Kesepakatan antara kelompok Tuareg yang sekuler dan pemberontak Islam terjadi beberapa pekan setelah diskusi panjang antara dua kelompok yang sejak lama berbeda pandangan, tujuan dan ideologi itu.

Hanya saja yang kurang simpatik, ide pendirian syariah ini diciderai dengan penghancuran situs-situs bernilai sejarah penting milik kaum Muslim sendiri.

Ide pendirian Negara berdasarkan Syariah ini tak urung membuat Barat dan Afrika memperingatkan seolah akan adanya ancaman yang meningkat. Mereka bahkan berharap adanya campur tangan asing untuk merebut kembali kendali wilayah utara, yang memiliki luas seukuran Prancis ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Anggota HAMAS yang Diculik Akan Segera Bebas
Tulisan selanjutnya Akhirnya Annan Akui Gagal Selesaikan Krisis Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

YLBH Hidayatullah Soroti Dugaan Kewajiban Lepas Hijab bagi Calon Kadet Putri Unhan

Berita
25 Agustus 2026 18:01
‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Terbaru

  • Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
  • Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
  • Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
  • Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
  • Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
  • 10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
  • Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
  • Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
  • ‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?