Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PRT Kabur Saat Ramadhan Pusingkan Warga Saudi

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juli 2012 12:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menjelang Ramadhan banyak para wanita karir di Saudi yang mulai mencari pembantu rumah tangga (PRT) tambahan. Namun, pada saat yang sama mereka dikhawatirkan dengan banyaknya PRT yang kabur selama bulan Ramadhan untuk mencari upah yang lebih tinggi.

“Selama bulan Ramadhan, banyak pekerjaan tambahan seperti memasak, bersih-bersih dan menjamu tamu,” kata Sawsan, seorang pegawai di perusahaan lokal.

“Sulit bagi saya untuk memenuhi semua tugas harian tanpa pembantu tambahan,” katanya, dikutip Arab News (15/7/2012).

Sawsan mengaku sudah memiliki seorang pembantu, namun perlu satu orang lagi untuk bekerja selama 3 pekan saja. Tetapi ia belum berhasil mendapatkannya.

“Kebanyakan pembantu yang sudah pernah saya temui biasanya meminta bayaran SR1.000-1.200, tetapi sekarang paling sedikit SR3.000 jika termasuk masak, dan SR2.500 jika hanya bersih-bersih selama sebulan itu.” Padahal, kata Sawsan, gaji sendiri sebagai pegawai setiap bulan hanya SR4.500.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selama bulan Ramadhan upah pembantu naik, biasanya sampai tiga kali lipat. Oleh karena itu banyak pembantu rumah tangga (PRT) yang sengaja menunggu momen bulan Ramadhan untuk melarikan diri dari majikannya.

Sebagian keluarga yang khawatir kehilangan PRT terpaksa mengunci kediaman mereka dan tidak membiarkan pekerjanya keluar selama bulan Ramadhan.

“Saya punya pengalaman masalah dengan para pembantu yang melarikan diri dulu, terutama selama Ramadhan,” kata Enas, warga Saudi yang bekerja sebagai dokter di rumah sakit pemerintah.

“Itu kenapa saya mengunci semua pintu keluar dan menjeruji semua jendela agar aman dan mencegah para pembantu kabur saat malam hari atau saat saya pergi bekerja.” Dokter wanita itu menjelaskan bahwa para pembantunya bebas ke mana saja di dalam rumah, tetapi tidak bisa keluar.

Saat ia ditanya mengapa menurutnya mengunci para pembantu adalah tindakan yang bisa diterima, ia menjawab, “Saya merasa punya hak untuk melakukan hal yang perlu dilakukan, karena saya majikan yang menanggung semua keperluan pembantu.”

“Jika dia kabur, maka saya yang harus membayar biaya tambahan dan dibebankan dengan tambahan pekerjaan rumah tangga.”

“Saya juga harus menunggu berbulan-bulan sampai mendapat seorang pengganti yang bisa dipekerjakan,” jelasnya.

Menurut keterangan Kamar Dagang dan Industri Jeddah, majikan yang pembantunya melarikan diri bisa dikenai denda sampai SR10.000 (sekitar 25 juta rupiah), dan PRT kabur yang tertangkap aparat setempat akan dideportasi.

Angka pekerja rumah tangga ilegal diperkirakan menurun tahun ini karena pengetatan visa umrah, yang biasa digunakan oleh orang asing masuk ke Saudi dengan tujuan mencari pekerjaan. Di samping adanya larangan perekrutan PRT dari Filipina dan Indonesia sejak tahun lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateSaudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komisi: Arafat Wafat karena Racun yang Tidak Diketahui
Tulisan selanjutnya Dua Masjid Suci Sudah Siap Sambut Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?