Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Australia Selatan Batalkan Rencana Ijin Penjualan Miras di Supermarket

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Agustus 2013 06:25 6:25 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Agustus 2013 06:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Australia Selatan (SA) membatalkan rencana ijin penjualan botol anggur secara bebas di supermarket. Pemerintah SA menilai rencana aturan baru itu merugikan toko penjual minuman independen dan semakin menguatkan dominasi pasar supermarket besar.

Rencana kebijakan ini diusulkan pemerintah negara bagian pada awal tahun lalu dan langsung menuai kontroversi dikalangan pengelola hotel, supermarket dan toko penjual minuman.

Pemerintah Australia Barat mengatakan hasil berdasarkan konsultasi yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir dengan kedua pihak industri maupun  publik akhirnya diputuskan rencana penerapan aturan itu dibatalkan.

Jaksa Agung SA, John Rau  mengatakan dirinya sekarang menerima argumen dari pemilik toko-toko minuman botol  independen dan industri anggur lokal pihaknya akan dirugikan oleh aturan ijin penjualan minuman alkohol baru tersebut.

Rau mengatakan mayoritas alkohol di Australia Selatan dijual oleh hotel atau outlet milik supermarket besar seperti Coles atau Woolworths. Karenanya melanjutkan rencana kebijakan itu sama artinya memperkuat dominasi pasar oleh retail besar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tidak mungkin kita bisa menyiapkan kesempatan pasar pada supermarket yang hanya akan menguntungkan pemilik kebun-kebun anggur atau produsen anggur besar di Australia Selatan  saja,” katanya dikutip Radio Australia, Selasa (27/08/2013).

“Kita juga harus mencegah kesempatan pasar itu dikuasai oleh produsen anggur besar, korporasi besar,” katanya menambahkan.

Direktur Swalayan Drakes, Roger Drake, mengatakan keputusan itu akan  berdampak sebaliknya.

Drake yang  menginginkan botol anggur di Australia Selatan dijual di toko-toko makanan itu mengatakan penerapan rencana aturan tersebut hanya akan memungkinkan Woolworths dan Coles menyerap lebih banyak dari pasar ritel minuman keras.

“Saya rasa  mereka saat ini menguasai 58 persen pasar minuman anggur.  Dengan Aturan baru itu mereka akan dengan mudah mendongkrak pasarnya hingga 70 persen.  Karenanya kita harus menghentikan dominasi pasar oleh Coles dan Woolworths  yang sangat kami khawatirkan,” katanya.

Tokoh industri lainya menyambut baik keputusan pembatalan aturan tersebut, termasuk diantaranya Wendy Bevan dari Koalisi Retail Minuman Keras.

“Aturan itu hanya akan merugikan pengusaha anggur Australia Selatan dan akan toko-toko kelontong kecil independen juga akan bangkrut, “katanya.

Rencana kebijakan kontroversial ini memberikan ijin penjualan minuman beralkohol baru kepada supermarket yang memiliki luas lantai lebih dari 400 meter persegi.

Naskah rencana aturan ini diterbitkan awal tahun lalu dan telah mendapat respon serta masukan dari sekitar 60 individu dan kelompok industri selama  masa konsultasi.

Berbagai kelompok menolak keras usulan ini, termasuk Asosiasi Hotel dan toko minuman alkohol independen Australia.

Usulan kebijakan ini didukung oleh pemilik supermarket tapi dikritik oleh oposisi dan lembaga Ceduna di kawasan Pantai Barat karena khawatir aturan penjualan Miras secara bebas di supermarket akan memicu kekerasan terkait alkohol di kawasan tersebut.

Pemimpin oposisi Steven Marshall menyebut pembatalan itu sebagai keputusan yang tepat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaColesMinuman kerasMirasWoolworths
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sebagai Indentitas, Jemaah Haji RI akan Pakai Mukena Seragam
Tulisan selanjutnya Ratusan Warga Australia yang Golput Disidang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?