Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

JT: Jangan Menegakkan Kebenaran dengan Caranya Bathil

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 1 Agustus 2012 15:54
Bagikan
Masjid Jami Kebon Jeruk, Pusat Gerakan Dakwah Jamaah Tabligh di Indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekelompok ibu-ibu berjalan menuju panggung dalam sebuah acara perayaan salah satu hari besar Islam. Acara itu ditonton oleh para pejabat hingga pengurus RT/RW yang berisi laki-laki. Berjilbab seadanya, dengan gamis hingga mata kaki dan tanpa kaos kaki. Sambil memegang rebana kelompok ibu-ibu itupun bernyanyi;  “Jangan berbuat dosa…jangan berbuat dosa.”

Perumpamaan kelompok ibu-ibu yang melantunkan syair “Jangan berbuat dosa” di depan sekelompok laki-laki yang bukan muhrimnya adalah potret klise dakwah di tanah air kita hari ini. Perumpamaan yang dicontohkan Cecep Firdaus , Syuro Jamaah Tabligh (JT) di Indonesia ini sebagai gambaran berdakwah tapi dengan cara bathil.

“Ya itulah gambaran dakwah dinegeri kita ini. Banyak dari kita ingin menegakkan kebenaran (Islam) dengan cara yang bathil,” jelas Cecep Firdaus saat ditemui hidayatullah.com, di Masjid Jami Kebon Jeruk Jakarta beberapa saat lalu.

Orientasi akhirat kini telah berubah wujud dalam pembenaran-pembenaran retorika dakwah. Maksud hati ingin mewarnai umat, namun justru Islam-lah yang terwarnai oleh budaya-budaya dan cara berpikir yang bukan dari Islam, ujarnya.

“Kebanyakan dari kita telah disibukkan dengan menjadikan dunia sebagai kebutuhan, lalu kebutuhan itu tanpa kita sadari telah menjadi tujuan hidup kita. Kita jadi lupa seharusnya Allah adalah tempat tujuan itu,” jelasnya Cecep lagi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Jualan agama, pamer eksistensi hingga pembenaran-pembenaran berlabel strategi dakwah sering menjebak proses tarbiyah umat. Padahal menurut  Cecep, tarbiyah yang seharusnya justru memfokuskan seorang insan Muslim untuk memahami jadi dirinya sebagai Hamba Allah, bukan justru menghamba kepada cara berpikirnya sendiri.

“Saat ini orang disibukkan dengan alasan, padahal dalam mendengar perintah syariat, yang diperlukan adalah sami’na wa ato’na (saya mendengar dan saya taati),” jelasnya.

Cecep juga memaparkan keprihatinannya dimana ia melihat, sering para aktivis mengabaikan hal-hal prinsip dari perintah Allah, lalu menghadirkan pembenaran bahwa apa yang kita lakukan adalah bagian dari jalan menuju Allah, padahal itu bukan suatu yang dicontohkan oleh Rasulullah.

“Ada orang ingin membangkitkan ekonomi umat, namun dia lupa ekonomi itu sarana  bukan tujuan. Tujuan hidup bukan ekonomi, politik tapi lebih dari itu adalah Allah Subhanahu Wata’ala,” tukasnya.

Cecep menjelaskan tentang keutamaan memahami perbedaan antara tujuan dan sarana. Politik dan ekonomi adalah perangkat dari sarana. Sedangkan orang-orang bertauhid selalu menjadikan Allah sebagai tujuan utamanya. Jika ekonomi telah menjadi tujuan, maka tidak sedikit dari kita akan disibukkan dengan urusan ekonomi dibandingkan dengan urusan agama. Dan jika  politik telah menjadi tujuan, maka jangan aneh jika orang menghalalkan segala cara dan menomor sekiankan agama, terlebih ketika kita tidak bisa mengingat Allah.

“Karena itu jangan pernah menegakkan kebenaran dengan cara yang bathil,” begitu pesan Cecep Firdaus.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 40 Tahun Menyesali Perbuatan
Tulisan selanjutnya Hatamkan Al Qur`an 60 Kali di Bulan Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?