Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Sambut Imigran Amerika Calon Tentara IDF

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Agustus 2012 20:28
Bagikan
PM Benjamin Netanyahu di antara imigran muda asal Amerika yang ingin menjadi tentara Zionis.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seiring dengan retorika Israel akan menyerang Iran memanas, sejumlah orang asal Amerika Utara berbondong-bondong migrasi ke Isarel untuk bergabung menjadi tentara Zionis, lansir Deutsche Welle (27/8/2012).

Awal musim panas tahun ini, 350 imigran dari Amerika Utara tiba di Bandara Ben Gurion dekat Tel Aviv. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, bahkan sampai-sampai bandara ditutup sementara.

Di antara orang-orang yang tiba dengan penerbangan El-Al itu, terdapat 127 orang muda laki-laki dan perempuan yang berniat bergabung dengan Israeli Defense Force (IDF). Eric Schorr dari Philadelphia, Amerika Serikat, salah satunya.

“Ketika kami mendarat, suka-cita dan kebahagian meluap,” kata pemuda berusia 24 tahun itu kepada Deutsche Welle. “Sulit dipercaya. Saya ingat melihat air mata bercucuran di pipi banyak orang, karena impian mereka terwujud.”

Kedatangan para imigran baru itu bersamaan dengan semakin memanasnya retorika politik Israel yang mengatakan akan menyerang Iran sebelum pemilu presiden Amerika Nopember mendatang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kita saat ini … melihat anti-Semitisme baru yang sangat jahat, dan kita perlu untuk membela diri melawannya,” kata Netanyahu dalam pidato penyambutan para imigran tersebut. “Tugas yang paling penting adalah membela negara Yahudi. Ini yang kami lakukan, ini yang kalian lakukan, dan saya sangat bangga kepada kalian,” puji Netanyahu.

Sebanyak 127 imigran, yang telah menyatakan ingin bergabung dengan IDF itu, mengenakan seragam berbeda dari imigran lainnya. Mereka berpakaian kaos berwarna khaki, seperti warna seragam IDF. Semuanya merupakan anggota organisasi nirlaba ‘Friends of the IDF’, yang mendukung aktivitas militer di kalangan Yahudi diaspora.

Jumlah imigran yang ingin mendaftar IDF pada bulan Agustus ini merupakan yang paling banyak dibanding rombongan-rombongan sebelumnya.

Schorr yakin akan mendapatkan posisi bagus di IDF, sebab ia memiliki gelar akademik di bidang kajian Timur Tengah dan Yahudi modern. Disamping itu, Schorr mengandalkan kemampuannya dalam berbahasa Yahudi dan pengetahuan bahasa Arab. Namun, tentu saja ia harus bersaing dengan warga Yahudi Israel untuk bisa menyamai kefasihan bahasanya.

Dipertanyakan

Kedatangan tambahan calon personel militer untuk membela negara Yahudi, ternyata tidak selalu membuat senang penduduk Zionis. Mereka mempertanyakan manfaat masuknya imigran asing ke dalam IDF, pasukan yang sering diterjunkan di Tepi Barat, wilayah jajahan Israel tempat tinggal mayoritas rakyat Palestina.

Di antara pengritik itu adalah Avner Gzaryahu, mantan anggota IDF yang kini menjadi aktivis Breaking the Silence, organisasi swadaya masyarakat berisi mantan tentara Zionis yang membocorkan aktivitas mereka selama berdinas di kemiliteran.

“Israel tidak membutuhkan, menurut pendapat saya, perekrutan anggota baru,” kata Gzaryahu, yang berdinas antara tahun 2004-2007 kepada Deutsche Welle.

“Jika mereka mau datang, tentu saja mereka disambut. Tetapi menurut saya, banyak hal yang lebih penting yang harus dilakukan dalam masyarakat Israel. Lebih penting jika para pemuda Yahudi Amerika terlibat tidak hanya di Tepi Barat, tetapi juga terlibat dalam isu-isu sosial di Israel,” kata Gzaryahu.

Sementara bagi IDF, berbondong-bondongnya imigran Yahudi dari luar negeri untuk bergabung bersama mereka merupakan tujuan utama. Saat in IDF menugaskan Friends of IDF untuk mengembangkan kerjasamanya dengan Nefesh B’Nefesh, organisasi Israel yang membantu para Yahudi bermigrasi ke negara Zionis itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikaisraelold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Punk Muslim Khawatirkan Psikologis Anak-anak Sampang
Tulisan selanjutnya MUI Beri Apresiasi Sejumlah Acara Ramadhan di TV

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?