Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Shin Bet Serbu Masjid Al Aqsha

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 7 September 2012 12:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Puluhan agen intelijen Israel Shin Bet dan jemaat Yahudi menyerbu kompleks Masjid Al Aqsha, kata seorang pejabat Palestina, lansir Saudi Gazette (7/9/2012).

Syeikh Abdulazim Salhab, ketua Dewan Waqaf Islam di Al Quds (Yerusalem), mengatakan bahwa 30 orang agen Shin Bet dan sekelompok jemaat Yahudi berjumlah kira-kira 40 orang yang dipimpin Moshe Feiglin masuk kompleks Masjid Al Aqsha lewat pintu gerbang Al Magharibah.

Menurut Salhab, Feiglin—anggota Knesset ketua faksi Kepemimpinan Yahudi dalam Partai Likud yang berseberangan dengan PM Benjamin Netanyahu—ketika berada di kompleks Masjid Al Aqsha memasuki Al Musalla Al Qibli, dan Kubah Al Shakhrah atau Dome of the Rock.

Feiglin “mulai memprovokasi para jamaah Muslim dengan kawalan agen-agen Shin Bet,” kata Salhab.

Salhab menceritakan, sudah hampir 3.000 jemaat Yahudi dan 2.000 petugas keamanan Zionis Israel menerobos masuk kompleks Masjid Al Aqsha sejak awal tahun 2012 ini.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Serbuan orang-orang Yahudi setiap hari ke Masjid Al Aqsha merupakan bagian dari upaya yahudisasi tempat paling suci ketiga umat Islam itu.

Israel Juni 1967 menguasai wilayah timur Al Quds dan menganeksasinya pada tahun 1980. Di sana Yahudi mendirikan pemukiman-pemukiman penduduk, tempat di mana saat ini sekitar 300.000 Yahudi tinggal.

Al Quds ibukota Yahudi

Hari Rabu (5/9/2012) Partai Demokrat di Amerika Serikat mengamandemen platformnya dengan memasukkan kata-kata yang menyebutkan bahwa partai itu mendukung Al Quds (Yerusalem) sebagai ibukota negara Israel.

Media-media Zionis melaporkan, perubahan itu dilakukan di menit-menit terakhir, setelah mendapat kecaman bertubi-tubi dari para anggota Partai Demokrat di Kongres AS karena kata-kata dukungan yang dimasukkan tahun 2008 itu dihapus dari teks platform tahun 2012.

Platform Partai Demokrat tahun 2008 dengan jelas menyatakan, “Yerusalem adalah dan tetap akan menjadi ibukota Israel.”

Meskipun sudah dikembalikan lagi teks itu dalam platform Partai Demokrat, namun menurut jurubicara Knesset Reuven Rivlin meragukan kesungguhan sekutunya di Washington.

“Saya tidak ragu lagi bahwa (Presiden AS Barak) Obama memasukkan nama Yerusalem kembali ke dalam platform partainya karena pertimbangan politis dan pemilu, serta karena kritikan tajam dari Israel dan dari dalam AS,” kata Rivlin kepada Radio Israel.

Tokoh Zionis itu yakin, dihilangkannya teks tersebut bukan karena kelalaian. Dan hal itu mengindikasikan masalah, yaitu berkurangnya komitmen strategis pemerintah Amerika (yang sekarang) terhadap Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pandangan Hidup Menurut Prof Naquib Al-Attas (2)
Tulisan selanjutnya Sutradara Filipina: Muslim Mindanao Punya Budaya Menakjubkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

Berita
30 September 2026 21:34
Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi

Terbaru

  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?