Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dubes AS untuk Libya Tewas Diserang Roket

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 13 September 2012 05:17
Bagikan
Duta Besar AS untuk Libia John Christopher Stevens dan kondisi saat serangan terjadi/The Telegraph.
Bagikan

Hidayatullah.com–Korban akhirnya mulai berjatuhan yang diduga akibat film “Anti-Islam” yang diproduksi di Amerika Serikat. Duta Besar Amerika Serikat untuk Libya John Christopher Stevens tewas dalam serangan di Konsulat AS di Benghazi, Libya, pada Selasa malam (11/09/2012).

Duta Besar Amerika Serikat meninggal dunia karena kesulitan bernafas sebagai akibat dari serangan.

Protes terhadap film “Anti-Islam” produksi AS telah terjadi di Mesir dan Libia.

Kantor berita AFP mengutip Wakil Menteri Dalam Negeri Libya, Wanis al-Sharif, yang mengatakan Dubes John Christopher Stevens dan tiga pejabat tewas.

“Duta besar tewas bersama tiga pejabat lainnya,” kata Wanis al-Sharif pada Rabu, 12 September.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejauh ini Amerika Serikat belum mengeluarkan reaksi atas berita kematian duta besarnya. Sebelumnya Amerika hanya memberikan konfirmasi bahwa seorang diplomatnya tewas dalam insiden.

Konsulat Amerika Serikat di kota Benghazi dibakar oleh orang-orang bersenjata yang membawa granat roket.

Kekerasan di Benghazi terjadi menyusul unjuk rasa di Mesir guna menentang film yang disebut menghina Nabi Muhammad.

Seorang pejabat Libya mengatakan, Duta Besar Amerika Serikat untuk Libya, John Christopher Stevens, sedang dalam perjalanan ke tempat lebih aman, setelah pemrotes menyerang kantor Konsulat AS.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengecam serangan terhadap Konsulat Amerika di kota kedua Libia, Benghazi.

“Serangan seperti itu tidak bisa dibenarkan,” kata Haque, dilansir BBC.

“Sangat penting bagi pihak berwenang Libya untuk mengambil tindakan mendesak guna meningkatkan keamanan, khususnya di Benghazi, dan mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab atas serangan,” tambahnya.

Seperti diketahui, gerakan menentang film yang dinilai melecehkan Nabi Muhammad juga ikut mengguncang Mesir. Di mana para demonstran menyerbu kedutaan Amerika dan memanjat dinding kedung. Demonstran juga menurunkan bendera Amerika. [baca; Protes Film “Anti-Islam”, Kedutaan AS Didemo]*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Itihad Ulama Kecam Film “Anti-Islam” dan Himbau Sikap Positif
Tulisan selanjutnya Akibat Film “Anti-Islam”, Afghanistan Blokir You Tube

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam

Berita
12 September 2026 17:00
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

Terbaru

  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?