Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Jerman Grebek Sekte Kristen Penyiksa Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 September 2013 21:11 9:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 September 2013 21:11
Bagikan
Papan selamat datang di sebuah lokasi milik sekte Twelve Tribes di Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi melakukan penggerebekan atas sebuah sekte Kristen di Jerman bagian selatan dan mengamankan 40 anak-anak dari tindak kekerasan yang diduga kuat dilakukan oleh kelompok tersebut, lapor pihak berwenang Jumat (6/9/2013) dilansir Associated Press.

Polisi mengatakan, anak-anak dari sekte Kristen bernama “Twelve Tribes” itu dimasukkan ke dalam program perlindungan, sehari sebelum penyidik mencari tahu apakah mereka mendapatkan pukulan atau siksaan fisik lain.

Sekitar 100 personel kepolisian terlibat dalam penggerebekan yang dilakukan pada Kamis (5/9/2013) sekitar pukul 6 pagi waktu setempat itu.

Pihak berwenang mengatakan, 28 anak ditemukan di salah satu lokasi sekte Kristen tersebut yang terletak di daerah Deinigen, dan 12 anak lainnya ditemukan di daerah Woernitz.

Dalam situs milik Twelve Tribes dikatakan, anak-anak itu berusia antara 1,5 tahun hingga 17 tahun. Mereka akan ditempatkan di rumah keluarga asuh setidaknya sampai sidang mendengarkan kesaksian digelar pekan depan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Di mana dasar hukumnya [kasus] ini?” kata sekte itu dalam pernyataan di situsnya. “Orang tidak bisa dipersalahkan atas sesuatu yang berkaitan dengan kepercayaan agamanya … tidak ada bukti kuat yang memberatkan siapapun.”

Dalam penjabaran tentang kelompoknya, sekte Twelve Tribes yang didirikan pertama kali di Amerika Serikat itu menyatakan bahwa anggota sekte percaya dengan metode pemukulan pantat anak. “Kami tahu bahwa sebagian orang menganggap aspek dari kehidupan kami ini kontroversial,” kata mereka di situsnya.

Oleh karena kebiasaan mereka itu, sebagian media menyebut Twelve Tribes sebagai “sekte pemukul pantat anak”.

Twelve Tribes mengakui Kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sebagai kata-kata yang langsung dari tuhan. Kelompok ini sebelumnya sudah mendapat sorotan dari kepolisian Jerman, terutama karena mereka menolak menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah umum.

Belum lama, ini pihak berwenang setempat mencabut izin atas sebuah sekolah milik Twelve Tribes di Klosterzimmern karena tidak memiliki guru yang layak.

“Tindakan yang dilakukan hari ini, tidak ada hubungannya dengan masalah wajib belajar,” kata jurubicara kementerian pendidikan kepada pers Jerman, Augsburger Allgemeine, dikutip BBC.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Diminta Sidang ‘Isbat’ Miss World, Pemerintah Lokalisir Acara di Bali
Tulisan selanjutnya Ada Bukti Panitia Miss World Langgar UU ITE & UU Pornografi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Berita
19 Oktober 2026 21:48
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?