Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Credit-Card Buat Masyarakat Terjangkit Konsumerisme Akut

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 3 Oktober 2012 20:29
Bagikan
Credit Card menjebak masyarakat dengan budaya konsumerisme
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu penyebab utama rusaknya perekonomian Indonesia adalah karena penyakit konsumerisme di dalam masyarakat yang terbiasa menggunakan kredit card.
Happy Trenggono yang juga dikenal seorang motivator kemandirian di Indonesia menilai ketergantungan masyarakat terhadap budaya credit-card menjadi salah satu penyakit yang mengkerdilkan semangat kemandirian masyarakat. Menurutnya, credit card menurutnya adalah sistem yang mengajarkan masyarakat terbiasa dengan gaya hidup berhutang.

 “Kredit card itu putarannya bisa 250 trilyun di Indonesia dalam setahun, padahal APBN kita hanya 1.200 trilyun,” tambahnya.

Credit-card juga dinilai bisa membuat seseorang terjangkit konsumerisme dengan akut. Bahkan orang tersebut akan melakukan apa saja untuk terlihat kaya. Sikap mental konsumerisme seperti itu kenyataanya telah membuat orang Indonesia menjadi budak pasar di negerinya sendiri. Sementara kekuatan pasar dan perekonomian di Indonesia sendiri telah dikuasai oleh kekuatan asing mulai dari produk China hingga Zionis-Israel.

“Nah pemerintah kita ngak paham hal seperti ini” tambahnya lagi.

Karena itu untuk merubah semua itu pola pikir dan mentalitas masyarakat Indonesia harus dirubah. Sikap konsumtif justru harus dirubah menjadi sikap produktif. Dimana dari situ peran Indonesia harus berubah menjadi negara produsen dan negara-negara barat adalah konsumennya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dan tentunya meninggalkan budaya berhutang, terlebih lewat sistem credit-card yang melenakan masyarakat dari kemandirian yang sebenarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hidup Berislam dan Konsekwensi Bersyahadat (2)
Tulisan selanjutnya Liberalisme dan Neo Komunisme sedang Bersatu Melawan Nasionalisme dan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

Sejarah
22 Juli 2026 20:00
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?