Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Liberalisme dan Neo Komunisme sedang Bersatu Melawan Nasionalisme dan Islam

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 3 Oktober 2012 20:38
Bagikan
Liberalisme dan Neo Komunisme Telah Kuasai Titik Vital Politik Indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com–Liberalisme dan neo-komunisme sedang bersatu melawan nasionalisme dan Islam di Indonesia. Karena itu umat Islam harus cerdas dalam menanggapi semua isu baik politik dan budaya yang terjadi di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), KH Hasyim Muzadi.

Menurut Hasyim,  umat Islam di Indonesia sering dijadikan komoditas oleh kelompok kontra Islam sendiri. Bahkan dengan sengaja membuat marah hingga akhirnya marahnya umat Islam ini menjadi alat untuk menyerang dan merusak wajah Islam itu sendiri.

“Saat ini liberalisme dengan neo-komunisme sudah bersatu untuk menghadapi nasionalisme (keindonesiaan) dan Islam,” jelas Hasyim Muzadi kepada hidayatullah.com saat kegiatan Silahturahim Organisasi Jurnalis Islam Bersatu  ke kantor International Conference for Islamic Scholars (ICIS), Selasa (02/10/2012).

Menurut Sekjen ICIS ini, saat ini peperangan paling utama umat Islam seharusnya masuk ke ranah intelektual. Dari situ gerakan Islam bisa menguasai aspek – aspek intelektual dalam bidang ekonomi, politik dan budaya.

Ia juga menegaskan agar gerakan-gerakan Islam tidak salah menempatkan musuh. Menurutnya keberadaan Indonesia harus menjadi fasilitas dalam perjuangan bukan justru dijadikan lawan prioritas.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Jangan sampai kita menjadi orang yang disorientasi dalam perjuangan,” jelas lelaki yang paling anti dengan gagasan pernikahan sejenis ini.

Ia juga menambahkan, bahwa serangan kepada umat Islam telah memasuki ke akar perang pemikiran. Penyusupan ide-ide Barat untuk merekonstruksi Islam menjadi ancaman yang harus dihadapi dengan cara elegan juga. Terlebih ia secara gambang menyatakan perubahan jati diri Pancasila sendiri sudah luntur sejak reformasi. Baginya setelah reformasi ruh demokrasi di Indonesia telah berubah menjadi demokrasi yang liberal.

“Manuver ini sangat berbahaya karena berbarengan dengan disintegrasi dan separatism,” jelasnya.  Terlebih, ia menjelaskan bahwa kader-kader liberal dan neo komunisme sudah menguasai titik-titik vital dalam peta perpolitikan di Indonesia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamliberalismeold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Credit-Card Buat Masyarakat Terjangkit Konsumerisme Akut
Tulisan selanjutnya Tutup Identitas Hindari Pujian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?