Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muhammadiyah Minta Presiden Tak Lakukan Kebijakan Kontra MK terkait BP Migas

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 16 November 2012 15:06
Bagikan
Muhammadiyah ingin kontrak pengelolaan Migas hingga Freeport dihentikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Muhammadiyah minta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar tidak mengambil kebijakan kontra produktif terkait keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai Badan Pelaksana Minyak dan Gas Bumi (BP Migas). Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah,  Dr Din Syamsuddin menilai jika presiden membuat elemen baru dengan nama berbeda pada dasarnya pembubaran BP Migas menjadi tidak efektif.

“Ada 21 pasal yang dikabulkan MK untuk dirubah. Presiden harus paham bahwa rakyat ingin kekayaan alamnya dikembalikan bukan dikelola asing,” jelasnya dalam jumpa pers di kantor PP Muhammadiyah, Kamis (15/11/2012) kemarin.

Pemerintahan SBY diharapkan tidak tunduk pada perusahaan asing. Seharusnya menurut Din, kontrak kerjasama perusahaan asing itu dilakukan dengan lembaga BUMN atau kementerian SDM bukan dengan pemerintah.

“Kalau pemerintah melanggar jadi perusahaan asing bisa menuntut pemerintah. Masa pemerintah sejajar dengan perusahaan ini kesalahan yang fatal,” tambahnya lagi.

Karena itu Din mengingatkan agar pembubaran BP Migas tidak menjadi kontra produktif. Kontra produktif yang dimaksud adalah jika presiden membuat lembaga baru menggantikan BP Migas. Bagi Din itu sama saja hanya nama BP Migasnya saja yang diganti tapi fungsinya tetap menguntungkan pihak asing.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Inti dari semuanya kita ingin kontrak pengelolaan Migas hingga Freeport dihentikan dan dikembalikan untuk kepentingan rakyat Indonesia,” tegasnya lagi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:migasMKMuhammadiyahold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fatwa Salaf tentang Syiah Tetaplah Berlaku
Tulisan selanjutnya Zionis-Israel Ancam Kerahkan 30 Ribu Tentara Serang Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?