Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mahasiswa NTB Unjuk Rasa Protes Densus 88

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Januari 2013 14:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com —Puluhan mahasiswa di Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar unjuk rasa memprotes tindakan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dalam kasud penembakan lima terduga teroris di Kabupaten Dompu, dan dua di antaranya mahasiswa.

“Informasi yang kami dapat dua korban tewas ditembak mati Densus 88 di Dompu bukan teroris, tetapi warga yang hendak ke pasar untuk berdagang,” kata Suparman, Koordinator aksi di perempatan Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB, di Mataram, dikutip dari Antara, Rabu.

Pengunjuk rasa dari kalangan mahasiswa itu didominasi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram. Bahkan, Ketua HMI Cabang Mataram Syahril juga ikut dalam rombongan pengunjuk rasa itu. 

Dalam orasinya, Suparman menyoroti sikap tim Densus Antiteror Polri itu yang mudah menembak mati orang yang diduga teroris, padahal ada kemungkinan salah sasaran.

“Jelas bahwa jika orang yang ditembak mati bukan teroris, maka itu dikategori pelanggaran HAM karena menghilangkan nyawa manusia dengan sengaja,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Suparman dan orator lainnya kemudian mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk melakukan supervisi atas kinerja Densus 88 Antiteror Mabes Polri itu.

Kelompok mahasiswa itu juga meminta DPR/MPR RI memanggil Presiden dan Kapolri guna supervisi tindakan Polri dalam memberantas pelaku tindak pidana terorisme yang mudah menggunakan cara tembak mati tanpa mempertimbangkan asas praduga tak bersalah.

“Jika yang ditembak mati benar-benar teroris, tentu ada aturannya. Bagaimana kalau salah tembak atau yang ditembak mati bukan teroris? Maka, Komnas HAM harus bersikap,” ujar seorang orator dari kerumunan mahasiswa pengunjuk rasa.

Pada tanggal 5 Januari 2013, Kapolda NTB Brigjen Pol. Mochamad Iriawan mengatakan bahwa lima orang teroris yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Poso, Sulawesi Tengah, ditembak mati karena melawan saat hendak ditangkap di Kabupaten Dompu, Pulau Sumbawa, 4–5 Januari 2013.

“Karena melawan, terpaksa ditembak mati,” kata Iriawan yang didampingi Gubernur NTB TGH M. Zainul Majdi kepada wartawan di Mataram setelah proses pemberangkatan kelima jenazah yang ditembak mati itu ke Jakarta.

Aksi tembak mati itu dilakukan tim Densus 88 saat penyergapan teroris yang berlangsung di dua lokasi masing-masing di Mangge Nae, Dompu, yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bima, dan di Kendai 2, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. 

Saat penyergapan itu, dua orang teroris tewas ditembak mati, yakni Roy asal Makassar dan Bahtiar asal Dompu. Sementara itu, barang bukti yang ditemukan berupa masing-masing satu pucuk senjata api jenis revolver dan FN beserta belasan putir peluru. 

Selanjutnya, penyergapan di Kendai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu,tiga orang teroris ditembak mati, seorang lainnya berhasil kabur dari kejaran polisi. 

Ketiga terduga teroris yang tewas itu sempat tidak teridentifikasi karena tidak ada petunjuk identitas yang ditemukan. Namun, setelah dibawa ke Jakarta dan diidentifikasi akhirnya diketahui, salah seorangnya merupakan kawanan teroris DPO Poso, yakni Rizal alias Andi Kamayama alias Andi Brekele.

Dua orang lainnya sempat disebut Kapolda NTB sebagai Pais, dan Riswanto. Namun, Mabes Polri menyatakan kedua orang itu belum jelas identitasnya.

Belakangan mencuat informasi kalau kedua orang itu bukan anggota jaringan teroris sehingga masalah tersebut diadukan ke Komnas HAM.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:densus 88kristenlaskarold migrateteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Jaringan Pedofilia di Kalangan Pejabat Inggris
Tulisan selanjutnya Banjir Landa Jakarta, Jokowi Umumkan Tanggap Darurat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?