Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Anggota DPR: Buku Pelajaran Kurikulum Baru jangan Asal Jadi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Januari 2013 07:18
Bagikan
pembuatan buku pelajaran kurikulum baru yang sudah diajukan anggarannya 1 triliun lebih
Bagikan

Hidayatullah.com— Anggota Komisi X DPR RI, Herlini Amran  mengatakan, meski sampai saat ini Panitia Kerja (Panja)  Kurikulum masih berjalan, namun pemerintah melalui  Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) diharapkan menyiapkan buku pelajaran kurikulum dengan hati-hati dan cermat dan tidak asal jadi.

“Saya minta Kemendikbud untuk menjaga kualitas buku penunjang Kurikulum Baru.  Jika Mendikbud tetap memaksakan kehendaknya untuk tetap melaksanakannya walaupun sampai saat ini Panja Kurikulum masih berjalan. Jangan sampai Kemendikbud mengabaikan kualitas buku pelajaran, mengingat singkatnya waktu untuk penulisan buku dan penyiapan dummy-nya,” demikian kata Herlini Amran dalam rilisnya yang dikirim ke hidayatullah.com, Rabu (29/01/2013).

Legislator perempuan dari Partai Keadilan Sejahtera itu meminta Kemendikbud untuk jangan sampai membuat sesuatu karena permasalahan ‘kejar tayang’

“Pengamatan saya selama ini, Kemendikbud belum memiliki pengalaman mencetak buku untuk memenuhi kebutuhan siswa dan guru secara nasional. Seringkali buku terbitan pemerintah ini hanya jadi pajangan di perpustakaan, jarang dijadikan rujukan utama para siswa maupun guru. Alasannya klasik, kurang menarik dan bobotnya kalah dibanding buku-buku terbitan swasta,” ujarnya.

Herlini menghawatirkan  jika dalam 2 bulan waktu untuk melakukan penyusunan buku pelajaran kurikulum 2013 bisa memenuhi standar ideal. Padahal menurutnya, idealnya penyusunan buku berkualitas memerlukan 6 hingga 8 bulan sampai layak terbit. Belum lagi jika muncul usulan perombakan materi buku di tengah jalan

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Konsepsinya saja belum disetujui Panja Komisi X DPR RI. Selain masih menuai kritikan pakar dan praktisi pendidikan di tanah air,” ujarnya mengutip pendapat Direktur Politeknik Media Kreatif Jakarta, Bambang Wasito Adi saat Rapat Dengar Pendapat di Ruang Rapat Komisi X DPR RI , Senin (28/1/2013).

Karena itu, Herlini menyarankan kepada Kemendikbud  agar rencana pengadaan buku ini Jangan tergesa-gesa.

“Jangan sampai kecurigaan publik selama ini benar terjadi, bahwa kurikulum baru tidak lebih dari proyek buku baru,” ujarnya.

Herlini juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan proyek pembuatan buku pelajaran kurikulum baru yang sudah diajukan anggarannya 1 triliun lebih.

“Anggaran sebesar itu memang layak dikritisi. Saya pribadi memandang, di era digital ini semestinya Kemendikbud memaksimalkan metode pembelajaran media digital, kenapa masih merepotkan penerbitan buku? Sayangya, Pak Menteri menyatakan transisi pada buku sekolah elektronik (BSE) sebagai program buku murah dari pemerintah,” ajak herlini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DPRkurikulum 2013old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sniper Menembaki Warga Mesir di Port Said
Tulisan selanjutnya Ditolak Warga, ‘Proyek Misionaris’ 25 Hektar Gagal Berdiri di Malang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?