Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

“Gol Bunuh Diri” dalam Dakwah Harus Dihindari

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 12 Februari 2013 13:53
Bagikan
Metode dakwah haruslah tepat dan efektif
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam berdakwah, para dai diingatkan agar tidak seperti pesepakbola yang melakukan gol bunuh diri. Bermaksud mendakwahi umat, tapi justru menjadi bumerang bagi dai dan agama Islam sendiri.

Himbauan ini disampaikan Ketua Persaudaraan Dai Indonesia (Pos Dai) Ustadz Shohibul Anwar dalam taklim bertema “10 Prinsip dalam Dakwah Berdasarkan Kaidah Ushul Fiqih”, di kantor PT Lentera Jaya Abadi, Polonia, Jakarta Timur, Selasa (12/2/2013).

“Jangan sampai kita berdakwah tapi –kalau dalam sepakbola– memasukkan bola ke gawang sendiri,” ujar Shohibul Anwar di depan para karyawan perusahaan yang membawahi Kelompok Media Hidayatullah (KMH) itu.

Dalam berdakwah, menurut Shohibul, bagaimana menyatukan antara hati manusia ini dengan hidayah Allah. Cara menyatukan ini harus dengan metode yang benar dan tepat.

“Tetapi ketika cara menyampaikannya tidak benar, bisa jadi bukan kitanya (saja) yang dibenci, tapi Islamnya juga dibenci,” kata Shohibul, menjelaskan maksud dari “gol bunuh diri” dalam dakwah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Rasulullah Shallallahu ‘alahi Wassallam dalam perjalanan dakwahnya, kata Shohibul, umumnya mendapat rintangan oleh musuh-musuh Islam. Namun, kini banyak dai justru dimusuhi oleh umat Islam sendiri.

“Kalau dimusuhi oleh sesama Muslim, bisa jadi cara dakwahnya itu ada yang tidak betul,” imbuhnya.

“Supaya tetap bisa diterima, kita tidak boleh meninggalkan yang prinsip,” lanjutnya memberi solusi.

Shohibul menganjurkan para dai agar pandai memilah antara persoalan furu’ (cabang) dan persoalan ushul (prinsip) dalam agama. Jangan sampai persoalan furu’ disebut ushul atau sebaliknya.

Masih menurutnya, metode dakwah harus bersumber dari al-Qur’an dan Sunnah Nabi. Namun, penggunaan dalil-dalil agama harus juga tepat dan disesuaikan dengan kondisi objek dakwah. Tidak terlalu ekstrim namun tidak terlalu toleran.

Alumnus Pascasarjana IAIN Surabaya ini mencontohkan dalam dinamika politik di Indonesia. Misalnya, ketika ada sebuah partai mendatangkan penyanyi dangdut dalam kampanye guna menggalang dukungan umat.

“Itu namanya bukan khilafiyah (perbedaan yang bisa dimaklumi, red), tapi maksiat,” tegasnya.

Baginya, seorang pendakwah harus memberi keteladanan kepada umat. Ketika pendakwah tidak mampu melakukannya, inilah yang disebut menjadi “gol bunuh diri”.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:da'iold migratepartai Islampendakwah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Menteri Agama Tarmizi Taher wafat
Tulisan selanjutnya Habib Rizieq Dukung Gerakan Anti Minuman Keras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?