Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Di Indonesia, Komunis Gaya Baru Bonceng Isu HAM, Demokrasi dan Kemiskinan

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate:
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 13 Februari 2013 08:59
Bagikan
Spanduk kewaspadaan Komunis Gaya Baru (KGB)/foto: detik
Bagikan

Hidayatullah.com—Adanya sinyalemen kebangkitan komunis gaya baru (KGB) sudah dinilai sudah banyak terlihat. KGB dinilai telah memanfaatkan dan membonceng masalah Hak Asasi Manusia (HAM) dan demokrasi. Demikian jelas mantan Ketua umum PB NU KH Masyim Muzadi pada acara “Sinyalemen Kebangkitan Kembali Gerakan Komunisme di Indonesia”, Selasa (12/02/2013) yang juga menghadirkan Ketua Mahkamah konstitusi Mahfudz MD, Jenderal Pol Anton Tabah dan budayawan Taufiq Ismail.

“Sekarang ini, gerakan itu masuk melalui ide, tidak seperti Gerakan 30 September (G30/PKI) dulu, dan jika dulu menggunakan revolusi sekarang ini komunis menumpang HAM, apalagi di Indonesia HAM ini tidak jelas jenis kelaminnya,” ujarnya.

Sementara itu, budayawan Taufiq Ismail mengingatkan, kelompok komunis sudah tiga kali mencoba merebut kekuasaan. Dan selepas reformasi mereka berusaha bangkit dengan berbagai cara.

Ia meminta masyarakat mewaspadai munculnya KGB. Kelompok KGB ini selalu mendesak pemerintah agar meminta maaf atas tragedi 1965 dengan segala daya upaya.

Senada dengan Taufiq Ismail, Jenderal Pol Anton Tabah, mengatakan, saat ini komunisme telah memanfaatkan euforia reformasi, isu HAM dan demokrasi, serta menumpang isu kemiskinan dan kebodohan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita harus mewaspadai tujuh radikalisasi yang bisa ditumpangi oleh kaum komunis. Yakni radikalisasi kebebasan, radikalisasi HAM, radikalisasi ekonomi, radikalisasi politik, radikalisasi ideologi, radikalisasi demokrasi, serta radikalisasi agama,” kata Anton.

Sebelumnya, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan, meski ideologi komunis dilarang di Indonesia, namun orang yang menganut paham ini belum bisa dijerat dengan hukum. Karenanya, dia meminta adanya Undang-undang (UU) terkait ideologi komunisme yang harus memasukkan aspek sanksi hukum dengan tegas.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahfud MD Usulkan UU Komunisme dan Kepastian Hukumnya
Tulisan selanjutnya UU Pendanaan Terorisme Bisa Digunakan Menjebak Umat Islam?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara

Berita
30 Oktober 2026 17:19
Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?