Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Astagfirullah, Muslim Rohingya Makan Tikus untuk Bertahan Hidup

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 8 Maret 2013 16:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kondisi Muslim Rohingya semakin memprihatinkan. Menurut relawan Lembaga Kemanusiaan International Action Country Leaving (ACL) Zeba, Masyarakat Rohingya bahkan sampai memasak tikus karena minimnya kebutuhan makanan.

Menurut perempuan Bangladesh yang pernah tinggal di Sithwe Myanmar selama 4 tahun ini menilai bahwa permasalahan konflik Myanmar memang tidak terlepas dari sentimen anti Islam.

“Masyarakat Rohingya memang tidak disukai karena keislamannya, mereka dilarang sholat dan masjid juga dihancurkan,” jelasnya kepada hidayatullah.com usai jumpa pers kembalinya relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di kantor lembaga kemanusiaan tersebut, Kamis (08/03/2013).

Pendapat Zeba ini dibenarkan oleh Andhika P Swasono. Andhika yang baru saja kembali dari Rohingya ini menjelaskan jumlah drastis penurunan angka masyarakat Rohingya di Myanmar.

Menurutnya dari 7 Juta jiwa, saat ini masyarakat Rohingya di Myanmar tinggal 800 orang saja.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia menjelaskan susahnya bantuan kemanusiaan masuk. Bantuan kemanusiaan yang masuk dimonopoli pemerintah Myanmar.

Sementara itu, pemerintah Myanmar mewajibkan semua bantuan kemanusiaan juga seimbang diberikan ke umat Budha. Padahal menurut Andhika kebutuhan masyarakat Rohingya jauh lebih memprihatinkan.

“Saya selama di Myanmar sulit sekali untuk shalat Jum’at karena semua masjid sudah dibakar di Rohingya,” tandasnya.

ACT berjanji akan terus memperjuangkan pembangunan shelter (rumah) bagi pengungsi Rohingya. Baik yang berada di Bangladesh maupun yang masih bertahan di Myanmar. Saat ini ACT sudah membangun 300 shelter dari 1000 shelter yang ditargetkan mereka.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menulis, ‘Jihad’ yang Menyenangkan
Tulisan selanjutnya Gudang Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Lubukbasung terbakar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?