Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

RI Harus Tiru Malaysia Tempatkan Pengungsi Rohingya dalam Kawasan Khusus

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 April 2013 05:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketertindasan etnis Muslim rohingya di Arakan tak berbanding lurus dengan respon dunia Internasional. Padahal Uni telah Eropa memutuskan segera menyudahi embargo ekonomi Myanmar. Ini membuktikan dunia internasional belum mampu menekan Myanmar.

“Ini bukti lemahnya tekanan politik  internasional terhadap Myanmar, padahal mereka layak diembargo,”, ujar Rozak Asyari, Staf Ahli komisi III DPR RI kepada hidayatullah.com Selasa (23/04/2013).

Menurut anggota komisi yang  membidangi masalah hukum dan HAM ini, embargo sebagai bentuk sanksi Negara tersebut dalam dalam aksi melegalkan kekerasan terhadap Etnis Rohingya.

“Pembantain terhadap ribuan  etnis Muslim rohingya dan pembersihan etnis sudah cukup  dijadikan bukti untuk membawa penguasa Myanmar di pengadilan HAM Internasional,” ungkap Sekjen Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia ( PAHAM) Indonesia ini.

Yang menarik, meski kekerasan itu nyata, namun hingga saat ini pembantaian etnis Muslim Rohingya tidak mendapat tanggapan serius dari dunia internasional. Padahal bila dibandingkan dengan permasalahan kecil yang melibatkan non Muslim terbukti bisa menjadi sorotan dunia internasional.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sangat ironi lahir dan tumbuh dari generasi ke generasi di negeri sendiri, tapi tidak diakui sebagai warga Negara,” kata Azhari yang pernah mengunjungi Myanmar.

Yang menyedihkan, setelah tidak memiliki kewarganegraan,  etnis Muslim rohingya dipaksa keluar mencari suaka di negara lain. Saat ini pengungsi  Rohingya tersebar di berbagai negara ASEAN termasuk Indonesia,  Malaysia, dan Thailand.

“Namun sayang Indonesia belum memiliki kebijakan dan konsep pengelolaan pengungsi,” tambah anggota Pusat Informasi dan Advokasi Rohingya Arakan (PIARA) ini.

Padahal di Malaysia, pengungsi Rohingya ditempatkan di kawasan khusus, meski pun mereka belum mendapat pengakuan hak kewarganegaraan. Beda halnya dengan Thailand yang bersikap tegas terhadap pengungsi Rohingya, setiap kapal yang mendekat di daerah teritorial perairannya  di usir menjauh.

Karena itu, melihat fakta bahwa pengungsi Rohingya telah tersebar di sebagian wilayah Indonesia, seperti di Aceh, Medan,  dan Jawa Timur, sudah semestinya Indonesia mengeluarkan kebijakan dan konsep pengelolaan pengungsi Rohingya.

“Karena jika dibiarkan tanpa pengelolaan yang pasti, akan memicu kerusuhan dan distabilitas keamanan,” tutup Azhari.*/Samsul Bahri

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Sambut Niat Erdogan ke Gaza, Kunjungan Dinilai Bahaya bagi Zionis
Tulisan selanjutnya Kala Dakwah Mujahid Sejenak Rehat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Berita
5 September 2026 17:08
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?