Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wali Kota Aceh: Tidak Satupun Budaya Aceh Bertentangan Dengan Agama Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 April 2015 16:51 4:51 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 April 2015 15:00
Bagikan
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal
Bagikan

Hidayatullah.com- Menurut Wali Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Saaduddin Djamal, kebudayaan Aceh sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Islam. Sehingga tidak ada satupun budaya yang tumbuh dan berkembang di Aceh yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.

“Peumuilia jamei adat geutanyo (memuliakan tamu adalah adat istiadat kami.red) merupakan spirit kami dalam membangun pariwisata,” kata Illiza dalam rilisnya kepada hidayatullah.com, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat No.17 Jakarta, belum lama ini.

Sebagai Kota Tamaddun, demikian kata Illiza, Banda Aceh adalah pintu gerbang kebudayaan Aceh, kota tempat indentitas ke-Acehan bermula, di kota tua tersebut asal muasal adat dan budaya yang kini berkembang di 23 kabupaten kota.

Hal itu bukan tanpa dasar, asal mula Aceh adalah Banda Aceh Darussalam. Baru kemudian dalam perjalanan waktu, Aceh berkembang seiring penyiaran agama Islam di nusantara.

“Banda Aceh akan terus berbenah dan menyiapakan diri sebagai destinasi wisata Islami dunia,” ungkap Illiza.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Untuk mewujudkan hal itu, kata Illiza, Pemerintah Kota Banda Aceh menggandeng PATA Indonesia Chapter guna ikut membantu promosi Kota Banda Aceh sebagai tempat yang patut dan layak dikunjungi sebagai kota wisata Islami dunia. [baca: Menteri Pariwisata Luncurkan Positioning Banda Aceh Sebagai Pusat Wisata Islami Dunia].

“Agar prosentase kunjungan wisatawan ke kota Banda Aceh terjadi juga peningkatan sebesar 20% setiap tahunnya sesuai dengan target RPJMD Kota Banda Aceh tahun 2012-2017,” pungkas Illiza.

Pasific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter merupakan salah satu organisasi traveler dunia yang sudah berdiri sejak tahun 1951 yang berkantor pusat di Bangkok, Thailand. Dan kini sudah memiliki anggota mencapai 1.110 pelaku industry pariwisata dari 42 negara.

PATA Indonesia Chapter adalah asosiasi yang berperan dalam pengembangan industry tourism dan destinasi di kawasan Asia Pasifik yang akan mendorong pertumbuhan berbagai destinasi wisata di tanah air guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, khususnya mancanegara ke Indonesia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehBanda Acehduniaislamiwisata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gerhana Bulan, Umat Islam Diimbau Shalat Khusuf
Tulisan selanjutnya Sekilas Hadramaut Yang Masih Aman Dari Pergolakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?