Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Daripada Nganggur Pria Inggris Kerja sebagai Sekretaris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2013 08:34 8:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Oktober 2013 08:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pekerjaan kesekretariatan umumnya dilakukan oleh para wanita, di mana fokus pekerjaan melulu pada tugas-tugas membantu atasannya. Tetapi sekarang ini, semakin banyak pria Inggris yang mendaftarkan diri untuk bekerja sebagai sekretaris atau asisten pribadi.

Fenomena baru ini disebabkan antara lain karena tingkat pengangguran yang tinggi, sementara bekerja sebagai sekretaris memberikan pendapatan yang layak, bisa mencapai 75.000 pound setahun atau sekitar 1,3 milyar rupiah.

David Morel, direktur eksekutif agen tenaga kerja Tiger Recruitment, mengatakan bahwa 200 orang dari 1.000 pelamar untuk pekerjaan sekretaris selama 12 bulan terakhir merupakan laki-laki. Sejak 2011 angkanya berlipatganda dan kebanyakan merupakan lulusan baru yang sangat ambisius.

Hal itu dibenarkan Susanna Tait, direktur pelaksana Tay Associates. Menurutnya, laki-laki yang melamar untuk menjadi sekretaris jumlahnya semakin banyak beberapa tahun terakhir. Pekerjaan yang menuntut kemahiran dalam mengatur jadwal, menjalin kontak dan berkomunikasi dengan banyak orang itu cocok bagi mereka yang ambisius.

Seperti Joshua Watson contohnya. Pemuda berusia 25 tahun ini sudah 18 bulan menjadi asisten eksekutif bagi seorang direktur senior wanita di perusahaan raksasa Barclays. Sebelumnya, Watson bekerja sebagai resepsionis dan asisten pribadi. Dia merasa tidak bekerja di bidang pekerjaan wanita. Baginya, pekerjaannya yang sekarang adalah tangga menuju jenjang karir yang lebih tinggi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Morel, salah satu daya tarik yang menyebabkan pria mau bekerja sebagai sekretaris adalah gajinya yang tinggi. Tidak seperti dulu di mana banyak pria merasa gaji sekretaris tidak cukup, sekarang seorang asisten pribadi papan atas bisa mendapatkan gaji 35.000-75.000 pound, belum termasuk tunjangan.

Meskipun semakin banyak pria menjadi sekretaris, klien perusahaan tidak jarang terkejut mengetahui bahwa sekretaris yang menghubunginya adalah laki-laki.

Hal itu dialami Michael, 27, yang sudah tiga tahun menjadi asisten pribadi di sebuah perusahaan konsultan manajemen.

“Ketika saya menelepon klien, mereka biasanya sangat terkejut karena saya bukan perempuan,” kata Michael dikutip The Guardian (13/10/2013), yang mengatakan bahwa personal asisten di perusahaannya 10% di antaranya adalah pria.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Minta Maaf, Gereja Katolik Polandia Tak Toleransi kasus Pedofilia
Tulisan selanjutnya Penjualan Hewan Kurban di Bekasi Mengalami Peningkatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?