Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Kini Saya Tidak Takut Lagi Menghadapi Kematian (1)

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 14 April 2015 12:42 12:42 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 14 April 2015 12:34
Bagikan
Bagikan

NAMA saya Raquel. Saya baru saja masuk Islam seminggu lalu.

Sebelumnya saya bekerja sebagai polisi di kota Detroit (Amerika Serikat) dari 1996 sampai 2004. Pada tahun 2002 saya terkena tembakan saat sedang bertugas. Saat itu saya nyaris mati, dan kini seperti mengalami awal yang baru dan kehidupan baru.

Sesungguhnya saya agak tidak tahu bagaimana saya bisa sampai menemukan Tuhan. Saya pun tidak tahu apa agama yang saya percayai. Hal itu terjadi sampai saya bertemu dengan beberapa teman Muslim yang telah berbicara dan menjelaskan banyak hal kepada saya.

Kondisi ini benar-benar mengubah hidup saya dan saya tidak takut mati lagi. Satu-satunya hal yang harus kita takuti adalah Allah, dan kita tidak pernah tahu bagaimana keadaan kita di masa mendatang. Maka itu saya segera mengucapkan Syahadat dan mempercayai Tuhan itu hanya satu.

Saat saya nyaris mati dulu, dan seandainya saya sampai meninggal, saya tidak tahu apakah saya akan menuju ke neraka atau tidak? Tapi sekarang saya memiliki keyakinan, kedamaian, dan kebahagiaan, karena saya sekarang tahu ke mana saya akan berada kalau kondisi itu terjadi pada hari ini.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Sebelum menjadi Muslim, saya tidak tahu persis tentang keyakinan umat Muslim. Saya bukanlah orang yang pro-Muslim atau anti-Muslim, atau sesuatu lainnya. Saya jenis orang yang berpikiran terbuka. Saya benar-benar berpikiran terbuka dan selalu menghormati apa yang menjadi keyakinan orang lain.

Karena itu sebagai polisi saya benar-benar tidak suka terhadap terhadap sekelompok orang yang menyerang Muslim tanpa alasan di Detroit, terutama setelah peristiwa 11 September 2001 (runtuhnya gedung World Trade Center di New York). Itu benar-benar mengerikan dan mengganggu saya. Hanya karena mereka Muslim tidak berarti mereka ekstrimis, atau mereka mempercayai keyakinan ekstremis.

Saya memang tahu teman-teman Muslim saya tidaklah seperti itu, dan mereka sama sekali bukanlah teroris. Ada orang-orang yang baik dan buruk dalam setiap agama, juga dalam setiap sektor kehidupan. Demikian juga, ada polisi yang baik dan ada polisi yang buruk. Itu sama dalam segala hal.

Saya benar-benar terpukul melihat semua kejadian ini, terlebih saat saya mencoba mengenali Islam setelah peristiwa 11 September itu. Saya sangat terganggu dari apa yang saya lihat saat bertugas di lapangan. Sepertinya orang-orang itu melakukannya tanpa sadar.*/Kisah ini dimuat dalam laman OnIslam. [Selanjutnya]

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Muallaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya rehabilitasi narkoba BNN dan UI Sudah Rehabilitasi 6000 Pecandu Narkoba
Tulisan selanjutnya Kini Saya Tidak Takut Lagi Menghadapi Kematian (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?