Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Orang-Orang Ethiopia di Israel Memprotes Rasialisme Polisi Zionis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Mei 2015 00:26 12:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Mei 2015 20:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bentrokan terjadi di kota Al-Quds ketika lebih dari 1.000 orang Ethiopia yang bermukim di Israel melakukan unjuk rasa, guna memprotes tindakan rasialis dan kekerasan yang dilakukan oleh polisi Zionis dan menuntut dilakukan penyelidikan atas masalah itu.

Dilansir Aljazeera Jumat (1/5/2015), sedikitnya 13 orang terluka dan dua polisi serta lima pengunjuk rasa dilarikan ke rumah sakit, kata layanan ambulans Magen David Adom (Palang Merah-nya Zionis) setelah unjuk rasa berakhir hari Kamis.

Polisi mengatakan demonstran melempar bebatuan dan botol-botol , sedangkan polisi menggunakan perlengkapan anti huru-hara untuk menekan laju demonstran, termasuk dengan menembakkan gas air mata dan granat kejut.

Unjuk rasa kabarnya berawal di depan markas kepolisian Zionis di Al-Quds, di mana para demonstran menutup jalan-jalan utama di kota suci ketiga umat Islam itu, dan memblokir jalur rel trem dalam kota.

“Hentikan kebrutalan polisi, hentikan rasisme,” bunyi spanduk-spanduk yang diusung pengunjuk rasa. “Hari ini dia, besok kamu!” bunyi spanduk memperingatkan siap saja bisa menjadi korban kebrutalan dan rasisme polisi Zionis Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengunjuk rasa kemudian berjalan menuju kediaman Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, di mana mereka juga memblokir jalan sebelum akhirnya dibubarkan oleh pasukan besar dari kepolisian yang menembakkan water cannon.

“Akhiri rasisme!” teriak mereka, sebagian mengibar-kibarkan bendera Zionis dan lainnya bendera Ethiopia. “Di Eropa mereka membunuh orang-orang Yahudi karena mereka Yahudi, di sini mereka membunuh Yahudi karena berkulit hitam,” tulis salah satu spanduk.

Kepala Kepolisian Zionis di Al-Quds Chico Edri mengatakan pihaknya mengetahui adanya “badai emosi” yang menyelimuti komunitas Ethiopia di kota itu, dan semua orang diminta untuk menahan diri.

Aksi protes itu dipicu dengan tindakan-tindakan kekerasan rasial anggota kepolisian terhadap komunitas Yahudi Ethiopia di Israel.

Awal pekan ini, muncul ke publik sebuah rekaman video yang menunjukkan dua orang polisi Zionis sedang memukuli seorang Ethiopia berseragam tentara. Tindak kekerasan itu menyulut emosi msayarakat.

Kemudian setelah itu, Perdana menteri Netanyahu meminta agar seluruh warga tenang dan pelakunya yang seperti pada gambar akan ditangkap.

Tidak hanya itu, Netahayu bahkan mengaku berjanji akan membuat sebuah tim inestigasi. Dan mengatakan bahwa tindakan “polisi itu tidak bisa ditolerir.”

Berbicara kepada stasiun TV setempat, Cahnnel 10, Menteri Keamanan Dalam Negeri Yitzhak Aharonovitch mengatakan polisi yang terekam dalam video tersebut keterlaluan.

“Mereka membuat malu para pejabat kepolisian,” kata Aharonovitch

Awal pekan ini, Kepala Kepolisian Nasional Israel Yohanan Danimo berjanji akan melakukan operasi pemberantasan, setelah rekaman itu beredar luas.

Polisi “tidak akan mentoleransi perbuatan yang tidak dapat diterima itu,” imbuh Danimo.

Lebih dari 120.000 orang Yahudi Ethiopia bermukim di Israel, setelah bermigrasi ke negara itu dalam dua gelombang, tahun 1984 dan 1991.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Mesir, Internet Kecepatannya akan Ditingkatkan dan Tarifnya Diturunkan
Tulisan selanjutnya Mesir akan Selidiki Pengambilan Gambar Bintang Porno Amerika di Sekitar Piramida

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?