Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama Larang Sejumlah Peralatan Militer Diberikan ke Polisi Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Mei 2015 16:10 4:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Mei 2015 16:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Barack Obama melarang pemerintah Amerika Serikat memberikan peralatan militer tertentu kepada kepolisian lokal, lapor BBC Senin (18/5/2015).

Kebijakan itu diambil menyusul kritik yang menyebutkan bahwa polisi terlalu berlebihan dalam menghadapi aksi protes masyarakat di Ferguson, Missouri, yang berubah menjadi kerusuhan pada musim panas lalu.

Serangkaian penembakan fatal oleh polisi –kebanyakan berkulit putih– terhadap warga –yang kebanyakan kulit hitam dan dari etnis minoritas– telah meningkatkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga kepolisian, serta menimbulkan gelombang aksi protes yang meluas di seluruh penjuru AS.

Di Ferguson dan Baltimore, aksi unjuk rasa bahkan berubah menjadi tindak kekerasan, penjarahan dan aksi bakar oleh massa.

Penampilan polisi yang dilengkapi berbagai senjata bak anggota militer, telah menuai protes dan kritik dari publik di Amerika.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gedung Putih ingin polisi hanya dibekali dengan perlengkapan untuk menertibkan masyakarat.

Hasil studi atas lembaga keamanan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa lima badan federal menghabiskan dana $18 milyar lewat berbagai program yang memberikan mereka 92.442 persenjataan kecil, 44.275 alat untuk melihat di kegelapan malam, 5.235 kendaraan Humvee, 617 kendaraan anti-ranjau dan 616 pesawat terbang.

Hasil studi itu menyebutkan terdapat “resiko potensial penyalahgunaan atau penggunaan berlebihan” atas perlengkapan seperti kendaraan lapis baja, dan kehadirannya bisa menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap kepolisian.

Peralatan militer yang akan dilarang diberikan kepada polisi antara lain: kendaraan yang berjalan dengan menggunakan tracked system dan bukan roda, pesawat, kapal dan kendaraan yang dilengkapi senjata, senjata api atau amunisi kaliber 0,50 ke atas, peluncur granant, bayonet, serta seragam loreng.

Peralatan yang masih diperbolehkan antara lain: pesawat terbang, helikopter dan drone, kendaraan lapis baja dengan roda, kendaraan taktis beroda seperti Humvee dan truk seberat 5 ton, kendaraan komando dan kontrol, bahan peledak dan pyrotechnics, helm anti huru-hara, perisai dan tongkat pemukul berukuran besar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bercermin Dari Balik Bumi
Tulisan selanjutnya Hari Malapetaka dan Bencana Umat Islam Sedunia [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?