Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Muslim Belanda Berkumpul Sikapi Ancaman Geert Wilders untuk Menutup Masjid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Maret 2017 09:33 9:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Maret 2017 09:12
Bagikan
Tokoh Partai Sayap Kanan Belanda, Geert Wilders bicara kepada wartawan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ratusan warga Muslim Belanda bertemu di sebuah Masjid Amsterdam pada hari Ahad untuk menunjukan solidaritas pada penduduk Muslim di negara itu, sebagai sikap anti-Islam Partai Sayap Kanan Belanda pimpinan Geert Wilders yang kembali bersumpah untuk menutup masjid dan melarang Al-Qur’an jika dia memenangkan Pemilu mendatang.

Sekitar 200 orang yang mewakili koalisi melawan rasisme di Belanda berkumpul di pusat Masjid Al-Kabir, mengatakan mereka yang sangat khawatir bangkitnya diskriminasi terhadap Muslim di negara-negara Eropa.

“Ini sangat penting bahwa suara kami didengar. Kami sebagai komunitas Muslim tidak menimbulkan bahaya apapun bagi masyarakat,” kata Najem Ouladali, penyelenggara pertemuan bertajuk “Bersama-sama menentang Islamofobia dan Diskriminasi”.

“Pada kenyataannya, kita adalah korban juga dari eksrimis Islam,” ditambahkan pembicara lainnya, Abdou Menehbi, yang memimpin organisasi Maroko di Belanda.

Berdasarkan Kantor Pusat Statitik Belanda, diperkirakan jumlah penduduk Muslim Belanda mencapai 840.000 hingga 960.000 orang, atau sekitar 5 persen dari populasi 17 juta orang. Kebanyakan Muslim adalah keturunan Turki atau Maroko.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Polisi Anti-Islam Belanda Geert Wilders Tolak Diadili atas Kebencian pada Islam

Berbicara selama pertemuan, yang terhenti waktu shalat Dzuhur, terus kembali pada penghasut Belanda, Geert Wilders, yang berkampanye menjelang pemilihan untuk mendapatkan suara anti-Islam.

Wilders yang berusia 53 tahun telah berkontroversi dengan kampanye anti-Islam garis keras, sikap anti-imigran, dan penghinaan melawan Maroko dan Turki. Sebelum ini, Wilders bahkan pernah menyebut banyak orang Maroko ‘sampah’.

Wilders telah bersumpah di satu halaman manifesto partainya bahwa jika dia terpilih dia akan melawan Al-Qur’an, Masjid dan Sekolah Islam, menutup perbatasan Belanda dan melarang imigran Muslim.

“Semua masjid dan sekolah Islam akan ditutup, Al-Qur’an dilarang,” bunyi dokumen manifesto Wilders yang memaparkan janji-janji Pemilu Partai Kebebasan (PVV) bulan Agustus 2016 lalu.

Dalam manifesto yang cuplikannya diunggah ke akun Twitter Wilders itu, disebutkan juga bahwa PVV berjanji akan memutarbalikkan “Islamisasi” di negara itu dengan sejumlah langkah, termasuk menutup perbatasan dan pusat penampungan pengungsi, serta melarang masuk imigran asal negara Islam dan penggunaan hijab di ruang publik.

Kampanye Turki

Wilders, yang diharapkan akan mendapat perolehan pada Pemilu 15 Maret, juga mengatakan pada hari Ahad bahwa dia akan melarang pejabat Turki dari kampanye politik di Belanda.

Geert Wilders juga menyerukan larangan untuk kunjungan Kabinet Turki.

Pada hari Jum’at, Pemerintah Belanda menyatakan rencana oleh Otoritas Turki untuk mengadakan aksi kampanye mendukung Referendum di Rotterdam, namun dilarang.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Belanda,  menghadapi dilema sehubungan dengan rencana kedatangan Menlu Turki,  Mevlut Cavusoglu, ke Roterdam guna mengadakan pertemuan dengan warga  Belanda di Turki untuk mengajak mereka mendukung referendum UUD Turki bulan Apri ini.

Namun Wilders mengatakan kepada wartawan di Amsterdam menanggapi sikap Perdana Menteri Belanda Mark Rutte yang dinilai sangat lemah. “Saya akan melakukan sesuatu yang berbeda,” katanya dikutip Middle Eas Eye (MEE).

“Saya akan menyatakan… seluruh Kabinet Turki Persona Non Grata,” kata Wilders. Dia menyebut Presiden Turki Tayyip Erdogran sebagai “Islamofasis”, dan mengatakan dirinya menentang upaya Erdogan mengubah konstitusi di Turki untuk memperkuat posisinya.

Baca:  Geert Wilders: Turki Tak Akan Diterima Jadi Anggota Uni Eropa

Referendum Turki yang dijawalkan pada April mendatang akan memberikan Erdogan dinilai Geerts menyapu kekuatan baru, termasuk kemampuan menunjuk menteri dan pejabat Negara dan pembubaran parlemen, menyatakan aturan darurat dan menerbitkan keputusan.

Penghasut agama yang juga Partai Kebebasan (PVV) pimpinan Wilders kembali bersumpah untuk menutup masjid, melarang al-Quran ia harus menjadi perdana menteri setelah pemungutan suara, dipandang sebagai solusi dari munculnya populis dan partai sayap kanan menjelang pemilihan nasional lainnya yang akan diadakan di seluruh Eropa akhir tahun ini.

“Penutupan Masjid mungkin lebih sulit tetapi Anda dapat melakukannya,” ujar Wilders mengatakan kepada wartawan di pinggiran kota Industri Amsterdam sebelumnya di konferensi pers.

“Anda harus mengubah konstitusi. Dibutuhkan waktu, tentu di Belanda … tapi saya anggota parlemen dan jika ada yang bisa mengubah konstitusi dan mengusulkan hal ini, ini aku,” kata Wilders.

Sementara itu, Ineke van der Valk, peneliti di University of Amsterdam, mengatakan dalam pertemuan bahwa insiden kejahatan kebencian terhadap Muslim meningkat di Belanda.

“Kami percaya bahwa apa yang Wilder lakukan sangat berbahaya untuk masyarakat kita,” ujar Ouladali berkata pada AFP setelah pertemuan di masjid,  dalam bahasa Belanda. */Depe

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti IslamGeert WildersmarokoMasjid Al-KabirMasjid Amsterdammelarang Al-Qur’anmenutup masjidMuslim BelandaMuslim di Belanda IslamofobiaMuslim di negara-negara EropaPartai KebebasanPartai Sayap Kanan BelandaPVVTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tuduh Zakir Naik, Ernest Prakasa Dikecam, Lalu Minta Maaf
Tulisan selanjutnya Riba-Free Ekosistem [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?