Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Demonstrasi Anti Inggris di Basrah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Juni 2003 08:43 8:43 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juni 2003 08:43
Bagikan
Bagikan

Ribuan massa Irak di kota Basrah hari Ahad 1 Juni 2003 menggelar aksi demo menentang penunjukkan penguasa Inggris di kota tersebut.

Dalam berbagai pernyataan yang tertera dalam spanduk-spanduk yang mereka bawa, selain mengecam pengangkatan administrator Inggris di kota itu, ribuan massa itu juga menegaskan bahwa rakyat Iraq sanggup mengatur negerinya sendiri.

Lebih jauh, massa demonstran juga menyerukan kepada segenap faksi politik Iraq agar segera menggelar sidang guna membentuk sebuah pemerintahan nasional.

Akibat demo tersebut, gedung wali kota Basrah yang tadinya hendak dijadikan tempat peresmian penguasa baru Inggris terpaksa dijaga ekstra ketat oleh pasukan Inggris guna mengantisipasi kemungkinan adanya serangan dari massa. Sebab, dalam beberapa hari lalu, protes rakyat Iraq terhadap pendudukan AS dan Inggris bahkan ditandai dengan serangkaian operasi serangan mati syahid yang salah satunya dilakukan oleh seorang perempuan.

Maraknya protes tersebut tentu saja menyulitkan tentara AS dan Inggris yang sudah terlanjur nekat untuk menduduki Iraq dalam jangka waktu yang lama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dewasa ini, ultimatum yang ditetapkan tentara AS kepada rakyat Iraq supaya menyerahkan senjatanya sudah dimulai. Akan tetapi, menurut berbagai laporan, ultimatum itu tidak digubris oleh rakyat Iraq yang semakin hari semakin tidak percaya kepada AS.

Berlanjutnya kondisi ini jelas menjadi kendala besar bagi tentara AS dan Inggris, terutama di saat masalah pembentukan pemerintahan transisi yang terdiri atas berbagai elemen bangsa Iraq sendiri ternyata dipeti-es-kan.

Di depan derasnya tuntutan rakyat Iraq, yang dilakukan pasukan pendudukan pimpinan AS selama ini lebih menyerupai janji-janji belaka mengenai pembentukan pemerintahan transisi.

Belakangan ini, sikap terbaru pasukan AS malah masih berupa gagasan untuk membahas soal pemerintahan sementara dalam format dewan politik. Dalam dua bulan terakhir, trik itu sudah berkali-kali diupayakan tetapi hasilnya tetap nihil.

AS sedang dirasuki obsesi untuk memiliki daya cengkeram yang kuat dan mengakar pada semua sendi-sendi kekuasaan di Iraq. Sayagnya, kedatangannya itu jutsru tidak bisa diterima oleh rakyat Iraq sebagai sebuah bangsa yang merdeka dan bermartabat. Tidak aneh jika setiap hari negeri 1001 malam tersebut menjadi ajang demo protes anti AS dan Inggris. (radio irib/masdum/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Inggris Paksa Tahanan Iraq Adegan Seks
Tulisan selanjutnya Sharon Janji Akan Terus Bantai Rakyat Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?